Launching Pembayaran Non-Tunai, Bapenda Kembali Manjakan Wajib Pajak 

Kepala Bapenda Sulsel Tautoto Tanaranggina sedang menjelaskan proses pembayaran non tunai menggunakan ATM, kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (Istimewa)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, melaunching inovasi terbaru yaitu Layanan Pembayaran Pajak Kendaran Bermotor (PKB) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan, secara non-tunai
Launching layanan tersebut, dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, di Max One Hotel.

Layanan ini dapat di dibayarkan melalui kartu debit, (Kartu kredit) di mesin electronic data capture (EDC), bisa melayani semua pengguna kartu debit dari bank mana saja. Sedangkan untuk pembayaran via ATM untuk sementara melayani nasabah pengguna ATM Bank Sulselbar.

Inline Ad

Sedangkan, untuk pembayaran pajak lima tahunan, tetap dilakukan di samsat induk karena membutuhkan proses registrasi dan identifikasi melalui ATM. Bapenda sampai saat ini, terus melakukan inovasi dengan memudahkan para wajib pajak, dalam membayar pajak, diantaranya menjalankan samsat care, samsat keliling, samsat drive thru.

Kepala Bapenda, Sulsel Tautoto Tanaranggina mengungkapkan kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan 1.000 kebaikan yang dilakukan Bapenda untuk masyarakat Sulsel.

Menurutnya, ada banyak keuntungan yang dapat diperoleh masyarakat melalui program pembayaran pajak  non-tunai melalui ATM dan EDC,  antara lain, masyarakat merasa nyaman, praktis, serta aman karena tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah banyak.

“Layanan ini merupakan upaya dalam rangka peningkatan pelayanan terhadap masyarakat. Selain itu juga adalah wujud komitmen  dari Bapenda, di mana pak Gubernur (Syl, red) agar meningkatkam kualitas dan kuantitas dengan tetap mengikuti perkembangan teknologi,” kata Tautoto, Senin kemarin

Ia menambahkan, pembayaran menggunakan nontunai, merupakan amanah Presiden Joko Widodo, amanah Gubernur BI, Gubernur Sulsel, dan Kapolda Sulsel.

“Kami akan terus menyempurnakan sistem  pembayaran ini sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” ujarnya

Sementara itu, Kapolda Sulsel yang diwakili Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Agus Wijayanto menyambut baik adanya pembayaran pajak nontunai ini karena dapat memudahkan masyarakat luas dan menciptakan pelayanan yang lebih mudah dan transparan. 

Sampai dengan 29 September 2017 Bapenda Sulsel telah mengumpulkan PKB sebesar Rp 767.414.186.688 dari target pokok sebesar Rp 1.056.098.000.000 atau sebesar 72,57 persen. (Iin Nurfahraeni)

Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.