INIPASTI.COM, MAKASSAR – Saat melepas secara resmi Jemaah Calon Haji (JCH) Kelompok Terbang (Kloter) 8, Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Kaswad Sartono mengatakan bahwa Kloter tersebut sangat mencerminkan Indonesia. Kloter 8 ini diketahui diisi oleh JCH dari beberapa kabupaten/kota di Provinsi Papua.
“Kloter 8 ini mencerminkan Indonesia banget. Berbagai macam suku ada di Kloter ini, ada Bugis, Makassar, Papua, Jawa, Tegal, dan lain sebagainya ada di Kloter ini,” ujarnya pada proses pemberangkatan JCH Kloter 8 Embarkasi Makassar di aula III Asrama Haji Sudiang, Rabu, (2/8/2017).
Pernyataan Kaswad itu bukan tanpa alasan. Selama ini memang JCH Papua selalu terdiri dari berbagai macam suku di Indonesia. Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa JCH Papua di dominasi oleh suku Bugis-Makassar. Sekitar 80 persen suku Bugis-Makassar, selebihnya adalah Jawa, Madura, Papua, dan lain sebagainya.
Untuk JCH Kloter 8 Embarkasi Makassar ini berasal dari 6 kabupaten/kota se-Provinsi Papua. 266 JCH Kota Jayapura, 37 JCH Biak Numfor, 11 JCH Kabupaten Paniai, 28 JCH Kabupaten Asmat, 10 JCH Kabupaten Boven Digoel, dan 92 JCH Kabupaten Nabire. Terdapat pula 3 Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Provinsi Papua.
Jumlah keseluruhan JCH Kloter 8 ini hanya 499 orang. Setelah sebelumnya, JCH asal Kota Jayapura, Ahmad Haris Maskodir (68) dinyatakan tunda berangkat lantaran terlambat melakukan vaksinasi.
JCH Kloter 8 ini pun berangkat Kamis, (3/8/2017) sekitar pukul 00.15 Wita. Dengan nomor penerbangan GIA 1104, rombongan JCH ini dijadwalkan tiba di Madinah pada pukul 5.35 Waktu Arab Saudi. (Sule)










