INIPASTI.COM, SUDIANG – Plt Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Maluku Utara (Malut) Hasbullah Taher mewakili Gubernur Malut melepas Jemaah Calon Haji (JCH). Dalam sambutannya, ia mengimbau agar JCH Malut bisa menjaga nama baik daerahnya. Ia ingin agar seluruh JCH menafikan atribut kabupaten/kota masing-masing.
“Jaga nama baik daerah. Patuhi perintah dan selalu ikut arahan petugas kloter. Semua jemaah harus saling peduli satu sama lain. Karena ‘torang samua basudara’ (kita semua bersaudara,red). Baku liak sampai ko pulang di sini. Tidak ada lagi istilah saya dari kabupaten ini kabupaten itu, tapi semua Maluku Utara. Torang samua basudara,” tegasnya saat menyerahkan JCH Kloter 7 Embarkasi Makassar asal Malut kepada PPIH Embarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Jum’at, (20/7/2018)
Ketua PPIH Daerah Kabupaten Malut ini juga mengucap syukur karena seluruh JCH Malut yang tergabung dalam Kloter 7 ini sampai dengan selamat dan sehat wal afiat. Ia pun menguraikan bahwa 450 JCH ini berasal dari 5 kabupaten/kota di Malut.
“Jemaah calon haji untuk kloter 7 ini terdiri dari 267 orang dari Kota Ternate, 116 Kota Tidore, 62 Kabupaten Halmahera Timur, 1 Kabupaten Halmahera Barat, 1 Kabupaten Pulau Taliabu. Terdapat pula TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia/petugas kloter,red) 5 orang, TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah,red) 2 orang, dan TKHD (Tim Kesehatan Haji Daerah,red) 1 orang. Jadi total 455,” urainya.
Sedangkan terkait kuota haji, ia mengungkapkan, Provinsi Malut pada tahun ini memberangkatkan 1112 JCH. Jumlah itu terdiri dari 1074 JCH ditambah TPHD dari tiap-tiap daerah di Malut dan TPHI. Ia juga mengatakan bahwa waiting list (masa tunggu) di Malut mencapai hingga 20 tahun.
“Banyak yang minta tambahan kuota, hampir di seluruh daerah minta. Tapi penambahan kuota kan ada prosedurnya. Kami inginnya juga begitu,” ujarnya.
Diketahui pula, JCH Malut ini diisi oleh beberapa warga keturunan Bugis Makassar. Namun Hasbullah mengatakan, jumlahnya tidak sampai 50 persen. Hal itu terjadi, menurutnya dikarenakan warga Bugis Makassar yang tinggal di Malut selama 6 bulan berturut-turut sudah bisa miliki KTP Malut.
Untuk diketahui, JCH Kloter 7 akan bertolak ke Madinah pada Sabtu, 21 Juli. Pesawat dengan nomor penerbangan GIA-1204 yang akan membawa mereka ke tanah suci dijadwalkan take-off pada pukul 21.55 WITA. Jika tak ada kendala, rombongan JCH ini akan sampai di Bandara Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz Madinah pada pukul 03.35 Waktu Arab Saudi. (Sule)










