INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sebanyak 20 orang Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Konsentrasi Kesejahteraan Sosial (PMI/Kessos), Senin (31/7) melaksanakan Praktek Pengenalan Lapangan (PPL) pada Yayasan Baji Ateka Sulawesi pada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nur Muhammad Tanjung Merdeka Makassar.
Ketua Jurusan PMI Kessos diwakili praktisi sosial, Drs.H.Syakhruddin.DN,M.Si pada acara penyerahan mengatakan, kegiatan PPL ini merupakan persiapan untuk melanjutkan kegiatan observasi dan pengenalan lapang pada Dinas Sosial Provinsi Bali dan Panti Sosial Tresna Werdha di Denpasar yang akan berlangsung tgl 10 s/d 14 Agustus 2017.
Ustaz Anwar Mustafa pada kesempatan penerimaan PPL mengatakan, pihak LKSA Nur Muhammmad menyambut baik kehadiran peserta PPL di lembaga yang dipimpinnya, dan mengharapkan agar para peserta PPL dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang diterima di kampus.
Sementara pada peserta PPL dapat belajar langsung pada anak-anak penyandang masalah sosial, yang dapat disebut sebagai universitas masyarakat, tuturnya.
Para peserta dibagi dalam tiga kelompok, masing kelompok I berada pada lokasi Ikhwan Home Schooling beranggotakan Rafi Zulfadhli, Irfan dan Kiswa Badran Al-Mahi
Kelompok II pada PAUD/TK beranggotakan Musdalipa, Syahraini, Ratna Dewi, Rahma.S, Nurhaerika, Nur Asita, Elma Sulistia dan Ayu Andira.
Sedang Kelompok III yang tergabung dalam grup Asrama Putri (Home Schooling) beranggotakan, Nurmiati, Fatmawati, Sri Rahayuningsi, MAdania A.Jallaleng, Ita Arina, Juarni, Sri Astuty Fahris, Mujahida dan Junaeti.
Sementara itu, sebanyak 15 orang peserta PPL ditempatkan pada Panti Sosial/Yayasan Wahyu Ilahi di Taborong Kabupaten Gowa dibawah koordinasi langsung praktisi sosial Drs Abd Wahab Rahman, MM.
Para peserta PPL yang diserahkan dan diterima langsung Ketua Yayasan Wahyu Ilahi, Muhammad Rizal dan pengurus lainnya dan pada prinsipnya menyambut baik kehadiran PPL pada yang yayasan yang dimpinnya.
Selama lima hari para peserta PPL berada di Yayasan/Panti sosial untuk mengetahui secara langsung proses penanganan masalah-masalah sosial yang dihadapi kelayan (syakhruddin).










