INIPASTI.COM, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi satu-satunya dari empat partai yang resmi menjadi partai baru. Setelah dinyatakan lolos verifikasi sebagai partai yang berbadan hukum oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada 7 Oktober lalu. Kini Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sulawesi Selatan mulai mempersiapkan diri menghadapi verifikasi faktual dari KPU.
Sekretaris DPW PSI Sulsel Fadli Noor mengatakan, pihaknya kini tengah mempersiapkan semua kebutuhan untuk menghadapi verifikasi faktual KPU agar PSI dapat tampil sebagai partai peserta pemilu 2019 mendatang.
“Kalau dinyatakan lolos verifikasi oleh KPU maka strategi kami hadapi pemilu 2019 tetap dengan jiwa muda dengan mendekatkan diri dengan pemilih pemula,” kata Fadli saat konferensi pers di Black Canyon Coffee, Jalan Patimura Makassar, Minggu (9/10).
Fadli melanjutkan, Partai PSI sejak awal didominasi oleh anak muda dengan usia maksimal 45 tahun. Sehingga partai tersebut diidentikkan dengan partai anak muda.”Dalam anggaran dasar PSI pengurus partai, tidak boleh berusia lebih dari 45 tahun dan tidak menjadi pengurus harian di partai lain. Karena kami tidak inginkan ada kontaminasi dengan pola-pola partai lama,” ungkapnya.
Ia menilai selama ini kebijakan publik dikuasai oleh orang tua sehingga anak muda tidak mendapat ruang dalam kontestasi politik di Indonesia. Ia berharap dengan adanya Partai PSI dapat membawa perubahan besar bagi anak muda nantinya. Bahkan Partai besutan Grace Natalie ini dapat mendekatkan diri dengan pemilih pemula di Indonesia.
“Anak muda selama ini, jauh dari kontestasi politik hanya dimanfaatkan pada momen politik elektoral oleh tokoh tua, makanya kita hadir sebagai partai anak muda,” jelasnya.(*)
Baca juga : Tak Bergabung, Aras Ancam PAW Taufiq Zainuddin
//










