Mahasiswa Administrasi Negara Unismuh Diskusi Framing Wacana Media di Tribun Timur

Top Ad

Laporan: Ummu Kalsum
Mahasiswa Ilmu Komunikasi
Fisip Unismuh Makassar

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara Fisip Unismuh Makassar berkunjung ke Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 490, Selasa, (19/11/2019).

Kedatangan rombongan yang berjumlah 41 mahasiswa semester V ini, untuk melaksanakan kuliah lapangan pada mata kuliah Komunikasi dan Advokasi Kebijakan. Kunjungan mereka didampingi dosen pengampu/pembimbing mata kuliah ini, Dr Muhammad Yahya MSi.

“Kehadiran puluhan mahasiswa di redaksi Tribun Timur Makassar untuk diskusi strategi framing media dalam membingkai wacana di tengah khalayak,” kata Muhammad Yahya yang merupakan magister komunikasi PPs-Unhas.

Selain itu, mahasiswa yang berkunjung juga mendengarkan informasi arah kebijakan redaksi dalam membingkai wacana yang jadi viral di tengah khalayak.

Baca Juga:  Asesmen Lapangan Akreditasi BAN-PT Fakultas Teknik Elektro Unsa Makassar

“Tujuan lain dari kuliah lapangan ini mendekatkan mahasiswa dengan realitas keseharian di media massa dalam menyebar pesan dalam memproduksi dan mereproduksi wacana,” kata doktor sosiolgi PPs-UNM ini.

Kunjungan mahasiswa ini diterima Wakil Pemimpin Redaksi I Tribun Timur, Ronald Ngantung.

Pada kesempatan itu, Ronald menjelaskan perkembangan Tribun Timur sebagai media cetak dan online yang kini terus bertumbuh.

“Tribun Timur tetap survive di tengah khalayaknya, karena dalam menyajikan dan membingkai wacana tetap menjaga akurasi dan netralitas dalam pemberitaan,” katanya.

Farhan, mahasiswa Ilmu Administrasi Negara yang ikut pada kegiatan itu mengatakan, mereka diterima di kantor Tribun Timur dengan pelayanan baik dan ramah. Terlebih mengenai materi cara mengadvokasi kebijakan dan bagaimana cara menyajikan berita.

Baca Juga:  32 PTN-PTS Ikuti Peksimida Kopertis IX Sulawesi

Ronald menyampaikan informasi terkait pengalaman kerjanya selama di media Tribun Timiur Makassar. Kemudian sharing dan diskusi tentang Tribun Timur Makassar tetap survive dengan perkembangan zaman. Serta cara mengatasi permasalahan yang ada di media cetak maupun media online.

Kemudian para mahasiswa antusias menggali informasi dan menanyakan mekanisme atau pembagian kerja setiap bagian. Terakhir rombongan berkunjung ke bagian percetakan.

“Kami sudah melihat bagaimana alat-alat cetak dibutuhkan dan bagaimana hasil cetak koran Tribun Timur. Namun tidak sempat melihat proses percetakan karena sekitar jam 24.00 WITA baru berjalan prosesnya,” tegas Farhan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.