Maju di Dapil Makassar, Imam Fauzan Tak Ingin Campur Tangan Orang Tua

Diskusi Ngobrol Politik Membedah Peluang Caleg Muda PPP, di Warkop 212 Toddopuli Makassar, Minggu 2 Desember 2018.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Politisi muda PPP Imam Fauzan A. Uskara mengungkapkan alasannya maju sebagai calon Anggota Legislatif (Caleg) PPP untuk DPRD Sulsel Dapil Makassar A.

Putra anggota DPR RI fraksi PPP Amir Uskara ini menuturkan awalnya maju sempat diragukan banyak orang.

Hal ini diungkapkan saat menjadi pembicara dalam diskusi Ngobrol Politik Membedah Peluang Caleg Muda PPP, di Warkop 212 Toddopuli Makassar, Minggu 2 Desember 2018.

“Saya masuk politik banyak yang kurang percaya, ada yang ragu tapi saya yakin bisa tepis keraguan itu. Berdasar pengalaman saya bisa memimpin 15 ribu lebih mahasiswa Indonesia di Singapur,” ujar Imam Fauzan.

Baca Juga:  DPP NasDem Amanahkan Sepenuhnya Pilkada Serentak Sulsel ke RMS

Politisi PPP Sulsel berusia 22 tahun ini mengaku menjadi orang kedua dari Sulsel setelah BJ Habibie yang menjadi Sekretaris Jenderal Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Singapura.

Dia beralasan memilih dapil Makassar padahal secara politik bisa mendulang suara di Dapil Gowa-Takalar yang merupakan basis ayahnya. Fauzan berpendapat ingin menepis stigma bahwa maju sebagai caleg karena faktor pengaruh orang tua.

“Saya paling hindari dipilih karena orang tua. Makanya saya memberanikan bertarung di dapil Makassar, karena saya mau tunjukkan kemampuan saya bagaimana maju dan terpilih Inshaallah bukan karena faktor orang tua. Dan saya yakin bisa melampaui pencapaian bapak, biar nanti waktu nanti yang membuktikan,” pungkas Imam.

Baca Juga:  Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD Sulsel, PPP Tak Hitung Golkar

Ia ingin memperjuangkan pemberdayaan kelompok muda untuk diberdayakan dalam dunia wirausaha. Tapi pembinaan wirausaha yang terus berkelanjutan.

“Yang ingin kita lakukan tindak lanjutnya dan monitoring, karena selama ini hanya pelatihan lalu dilepas tidak ada tindak lanjut,” tutup Imam Fauzan.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.