Mantan Gubernur Bank Sentral AS, Bernanke, Menyebut Tahun Ini Buruk dan Tidak Bisa Cepat Pulih

Mantan Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke, berbicara selama diskusi panel di pertemuan Asosiasi Ekonomi Amerika / Asosiasi Ilmu Sosial Sekutu (ASSA) 2019 di Atlanta, Georgia, AS, 4 Januari 2019. REUTERS / Christopher Aluka Berry

INIPASTI.COM, SAN FRANCISCO – Ekonomi AS dapat menyusut 30% atau lebih pada kuartal ini karena perintah untuk tetap tinggal di rumah yang bertujuan untuk memperlambat wabah coronavirus itu menghambat bisnis, dan dampaknya bisa berlangsung beberapa tahun sebelum ekonomi memperoleh kembali pijakannya, kata mantan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat Ben Bernanke pada hari Selasa (7/4/20) kemarin.

“Secara keseluruhan, ini bisa menjadi tahun yang sangat buruk bagi perekonomian,” kata Bernanke dalam acara interaktif Brookings Institution, meskipun ia menambahkan bahwa sejauh ini respons kebijakan fiskal dan moneter telah cukup baik, dan masih banyak yang akan diperlukan.

Baca Juga:  Reuters: Lebih dari 2.200 Orang Indonesia telah Meninggal dengan Gejala Covid-19
Inline Ad

“Ada hal-hal yang dapat kita lakukan untuk membuka ekonomi, mungkin secara signifikan, tetapi saya tidak melihat perekonomian kembali ke keadaan normal sampai ada kepercayaan yang lebih besar … bahwa membuka ekonomi tidak akan memulai kembali krisis. ”

Meski begitu, katanya, sejarah menunjukkan bahwa pemulihan akan jauh lebih cepat daripada yang terjadi setelah krisis keuangan 2007-2009. “Ekonomi AS akan pulih dan dalam beberapa tahun hanya akan meninggalkan sedikit jejak dari pengalaman ini,” katanya memperkirakan. Demikian Pelaporan oleh Ann Saphir dan Paul Simao. Reuters.

Baca Juga:  Diskop Sulsel Data Koperasi Miliki KUT

(AR)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.