INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Jajaran pengurus Partai Demokrat di Sulawesi Selatan mulai geram dengan manuver murahan yang mengganggu stabilitas organisasi. Jumpa pers pun digelar untuk mendesak DPP mengambil tindakan tegas secara organisasi.
“Akhir-akhir ini ada upaya-upaya murahan, manuver tidak masuk akal yang coba mengganggu hasil kongres dengan meniup-niupkan isu KLB (Kongres Luar Biasa. Sikap kami di Sulsel dengan tegas mengatakan, itu mustahil dan tidak rasional,” tegas Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah, SE., Ak., dalam jumpa pers bersama Ketua DPC di Hotel Claro Jumat malam (12/6).
Menurut Wakil Ketua DPRD Sulse ini, oknum yang coba melakukan manuver juga hadir di kongres. Karena itu, menjadi pertanyaan jika pasca kongres mereka baru bersuara. Padahal kongres merupakan forum konstitusional yang menjadi wadah mereka seharusnya bersuara.
“Pertanyaannya, mengapa sekarang baru mereka protes? Ada apa,” sindir Ni’matullah.
Sebagai orang beragama, Ni’matullah menegaskan, seburuk-buruk orang adalah mereka yang mengkhianati hasil musyawarah. Karena itu, Demokrat Sulsel meminta DPP segera mengambil langkah-langkah organisasi.
“Kami minta DPP mengambil tindakan organisasi secara tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan manuver tidak bertanggung jawab. Kalau mau dieksekusi, serahkan ke Sulsel,” tegas putra Labbakkang, Pangkep ini.
Betapa tidak, lanjut Ulla—sapaan akrab Ni’matullah—manuver yang dilakukan oknum tersebut bisa merusak marwah partai. Karena itu, tidak boleh dibiarkan berlama-lama.
“Kalau dibiarkan berlama-lama, bisa-bisa ada DPD atau DPC yang mengambil langkah sendiri yang bisa dipastikan sudah di luar langkah organisasi,” imbuhnya.
(Muh. Seilessy)










