INIPASTI.COM, GOWA – Masjid Muhammad Cheng Ho, yang merupakan masjid dengan nuansa bangunan mengadopsi arsitektur China, menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melaksanakan ibadah shalat lima waktu, di bulan Ramadhan.
Meski terletak di daerah yang masih jarang pemukiman penduduk tepatnya di Jalan Tun Abdul Razak (Jalan Hertasning Baru), Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Jamaah masjid ini terutama Salat Magrib, Duhur, dan Ashar cukup ramai dengan jamaah yang singgah menunaikan salat lima waktu.
Sebagian jamaah sambil menunggu masuknya waktu salat, mereka mengaji dan membaca buku yang telah disediakan oleh pengurus Masjid Cheng Ho, dan para jamaah tersebut betah dalam masjid karena fasilitasnya lengkap.
Mendengar namanya Cheng Hoo saja, kita pasti familiar dengan etnis Tionghoa apalagi melihat bangunannya nuansa nan arsitektur khas China.
Aziz ilyas saat ditemui di masjid tersebut mengatakan, nama masjid dipilih untuk mengabdikan nama salah seorang laksamana memimpin armada laut Tiongkok, yaitu Laksamana Cheng Hoo.
“Laksamana Muhammad Cheng Hoo yang merupakan penganut agama Islam berasal dari kerajaan Dinasti Ming, ia juga merupakan salah seorang pembawa misi syiar Islam di Nusantara,” ujarnya, Sabtu (10/6/2017).
Dikatakannya Ilyas, pembangunan masjid Muhammad Cheng Ho dibangun akhir 2011 lalu dan mulai digunakan umat muslim pada Ramadhan 2011 lalu, dengan Luas pekarangan masjid 3240 meter persegi.
“Jadi sejarah dimulai keinginan para muallaf persatuan islam tionghoa memiliki mesjid sendiri untuk melakukan dakwah sehingga dipilih tempat ini dan inilah jatuh disini tanggal 11 bulan 11 2011 pada jam 11,” ungkapnya.
Menurutnya, dari tanggal bulan dan tahun pembangunan mesjid tersebut, mengambil angka 11 yang diangkat menjadi angka 1 tersebut memiliki makna tersendiri.
“Diangkat dari Angka 1 dari angka 11 pembangunan masjid Muhammad Cheng Hoo Ini yaitu tauhid keesahan Allah supaya kita percaya bahwa tuhan kita hanya Allah yang Esa, Tiada Tuhan selain Allah,” jelasnya.
Melihat dari salah satu fasilitas yang disediakan adalah lahan parkir serta tempat wudhu yang luas dan bersih. Terdapat pula rak sandal di depan pintu masuk masjid.
Untuk keamanan yang maksimal, pengurus masjid memasang 12 unit CCTV di setiap pintu masuk masjid, agar para jamaah lebih khusyu melaksanakan shalat berjamaah.
“Kami sebagai pengurus masjid memberi pelayanan terbaik kepada jemaah, agar mereka merasa nyaman dan tenang beribadah,” tukasnya.
Berikut Foto-fotonya:














