INIPASTI.COM, WATAMPONE – Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo kembali terharu, ditengah perjalanannya menuju Makassar usai menghadiri Matompang Arajang di Kabupaten Bone, diberi satu kejutan.
Saat melintas di di Desa Tanabatue, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Syahrul didampingi Penjabat sementara Andi Bakti Haruni, beserta rombongan langsung disambut dengan pertunjukan defile, pramuka dan marching band mengaraknya sampai di lapangan terbuka di mana masyarakat telah menunggu.
Ditengah cahaya malam, para anggota pramuka menggunakan obor sebagai penerang berjejer sepanjang jalan menuju lapangan. Antusiasme masyarakat sangat besar, untuk melihat langsung Gubernur dua periode yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 9 April mendatang.
“Saya tidak menyangka mau dilepas hari ini, saat perjalanan menuju Makassar. Ini menandakan ternyata orang Bone punya peradaban yang tinggi. Orang Bone hebat karena tahu menghargai perasaan,” kata Syahrul, Selasa (3/4/2018) malam dihadapan masyarakat Bone.
Menurutnya, apa yang telah dilakukan menunjukkan kehebatan orang Bone, yang menurutnya tercermin dari perilaku Agama yang baik, adatnya bagus. Orang Bone cerdas dan pekerja keras. Ia pun meminta izin pamit ke masyarakat untuk dapat berkiprah lebih baik lagi, setelah menjadi Gubernur.
“Doakan bisa lebih tinggi dari gubernur, biar saya bisa perbaiki republik ini,” ujarnya
Ia mengucapkan terima kasihnya karena telah dipercaya memimpin Sulsel selama 10 tahun hingga membawa Sulsel sebagai salah satu provinsi terbaik di Indonesia.
“Terima kasih atas pertolongannya pada saya, Pasti banyak yang kurang dari Syahrul sebagai gubernur. Mungkin ada tingkah laku atau bahasa saya yang tidak enak didengar,” ucapnya.
Syahrul sempat melontarkan sajaknya, “Malam tentu akan berganti siang yang lebih baik, saya minta izin, rinduku pasti ada untuk menghadirkan yang lebih baik,” tuturnya.
Perpisahan malam itu, ditutup dengan pesta kembang api dengan diiringi lagu dari Slank “Ku Tak Bisa” yang sering kali dinyanyikan oleh Syahrul.
(Iin Nurfahraeni)










