INIPASTI.COM, SIDRAP – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang menghadiri peresmian kantor Perwakilan PT. Bina Pertiwi United Tractors Industri dan Utility Solutions Sidrap di Watangpulu Kabupaten di Sidrap, Kamis (20/7/2017). Kantor tersebut juga merupakan bagian dari show room peralatan pertanian Kubota.
Menurutnya, alat mekanisasi pertanian yang dimiliki oleh Kubota yang di pasarkan oleh PT Bina Pertiwi merupakan alat pertanian yang tidak asing lagi bagi masyarakat petani, karena alat pertanian ini sejak dulu telah digunakan oleh masyarakat Kabupaten Sidrap.
“Alat-alat ini sudah tidak asing lagi, bagi masyarakat Kabupaten Sidrap,”kata Agus.
Ia menjelaskan, dengan perkembangan yang ada saat ini memang ada trend bahwa dalam mengelola area persawahan masyarakat sangat terbantu dengan kehadiran alat pertanian. Namun yang harus diingat adalah, dampak dari beralihnya penggunaan alat mekanisasi tersebut.
Untuk itu, Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk megantisipasi terjadinya pengangguran para kelompok kerja tani seperti tukang tanam dan panen padi akibat penggunaan mekanisasi pertanian karena pekerjaannya tergantikan oleh mesin tanam dan mesin panen.
“Tentu ada dampak dari itu, makanya Pemkab Sidrap harus dapat mengantisipasi karena bisa saja jumlah pengangguran meningkat, karena mereka beralih menggunakan alat mekanisasi pertanian,”terangnya.
Selain itu, orang nomor dua di Sulsel ini juga meminta kepada PT. Bina Pertiwi untuk mengambil bagian dalam mengatasi pengangguran akibat penerapan mekanisasi pertanian tersebut, dengan merekrut para kelompok kerja tani yang kehilangan pekerjaan akibat penggunaan mesin alat pertanian untuk dipekerjakan sesuai dengan kapasitas mereka.
Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan itu menegaskan bahwa dirinya bersama Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo terus mendorong peningkatan indeks pertanaman padi, dimana kondisi persawahan satu kali tanam menjadi dua kali tanam dalam setahun, begitu juga sawah yang sebelumnya hanya bisa dua kali tanam menjadi tiga kali tanam setahun.
“Peningkatan indeks penanaman padi itu telah didukung dengan pompinisasi tenaga surya khususnya bagi area persawan yang berstatus sawah tadah hujan. Dengan demikian persawahan terus dialiri air melalui pompa dari sungai atau sumber air yang ada di sekitar persawahan,”terangnya.
Presiden Direktur PT Bina Pertiwi, Rusli Surya mengungkapkan bahwa didirikannya kantor sekaligus showroom perwakilan PT Bina Pertiwi di Kabupaten Sidrap adalah bertujuan untuk mendekatkan teknologi mekanisasi pertanian dengan masyarakat petani khususnya yang berdomisili di Kabupaten Sidrap.
Sehingga, Rusli menyatakan kedepan produksi pertanian masyarakat terus meningkat dan berkualitas,” ujar Rusli. (Iin Nurfahraeni)










