INIPASTI.COM, MAKASSAR – Momentum musim Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof Muhammad Nasir menegaskan politik jangan dicampurkan di dalam kampus.
Dimana, Menurutnya, perguruan tinggi merupakan sarana para mahasiswa menimba ilmu pengetahuan untuk masa depan mereka yang lebih baik.
“Jangan campurkan politik di dalam kampus, kampus itu akademik untuk pendidikan, dan politik itu harus diluar, jangan sampaiada di kampus,” tegasnya kepada Inipasti.com, Kamis (15/2/2018).
Dikatakannya Menteri Nasir, partai Politik (Parpol) juga tidak dibenarkan masuk ke universitas untuk mengkampanyekan program partai tersebut.
“Sebab kampus selama ini merupakan tempat para mahasiswa menuntut ilmu dan jangan dipengaruhi hal-hal yang menyangkut kepentingan politik,” tambahnya
Untuk itu, Natsir menambahkan, mahasiswa perlu dibiarkan untuk fokus dengan disiplin ilmu pengetahuan yang mereka pelajari.
“Jangan dijadikan kampus tersebut, untuk tempat kepentingan partai politik karena akan merugikan mahasiswa,” tukasnya.
(Ahadri)










