Menurut dr Ponco, tak kencing di malam hari tidak berkaitan dengan pengentalan darah

Ilustrasi

INIPASTI.COM, Kencing atau buang air kecil sebetulnya sudah menjadi rutinitas. Namun harus diwaspadai jika terjadi di malam hari, hingga mengganggu waktu tidur.

Belakangan beredar kabar, tidak kencing di malam hari berisiko meningkatkan pengentalan darah. Kondisi ini pada akhirnya menurunkan fungsi jantung dan pembuluh darah.

Inline Ad

Kebenaran kabar tersebut dibantah dokter ahli urologi dr Ponco Birowo, SpU(K), PhD. Menurut dr Ponco, tak kencing di malam hari tidak berkaitan dengan pengentalan darah. Pria justru harus waspada jika terlalu sering kencing di malam hari.

“Kencing malam hari seringkali disebabkan pembesaran prostat pada pria yang berusia lanjut. Bisa dimulai pada usia di atas 50 tahun, namun pada umumnya pada pria berumur lebih dari 60 tahun,” kata dr Ponco sebagaimana dikutip di detikcom pada Jumat (15/11/2019).

Baca Juga:  China Marah Benderanya Diberi Partikel Virus Corona

Diuràikan, pembesaran prostat menghambat saluran uretra yang menghubungan kandung kemih dengan lubang kencing. Akibatnya aliran kencing tidak lancar hingga harus bolak-balik ke kamar mandi. Jika makin parah, buang air kecil terasa nyeri atau tidak keluar sama sekali.

Dengan fakta tersebut, adakah batasan jumlah kencing di malam hari yang patut diwaspadai pria?

Baca Juga:  Para Peneliti Berpikir Minyak Kelapa (VCO) dapat Membantu Mengobati Pasien COVID-19

“Tidak ada aturan. Yang paling baik adalah selama kita tidur, tidak kencing. Sehingga kualitas tidur kita baik. Sebaiknya sebelum tidur kita kencing dulu supaya tidak terbangun saat tidur malam hari,” kata dr Ponco (bs/syakhruddin)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.