Misi Perubahan dan Perbaikan

Dr. Ade Mujhiyat (Sekretaris Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan)

Oleh : Dr. Ade Mujhiyat

INIPASTI.COM, ANALISIS – Perubahan ke arah perbaikan menjadi tema utama dalam kampenye Joe Biden pada pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu. Biden menjanjikan komunitas Muslim AS kehidupan yang lebih layak di negara tersebut. Pada konferensi daring berjudul “Million Muslim Votes” yang diselenggarakan oleh Emgage Action, tanggal 16 Juli 2020 dan ditayangkan PBS News Hour pada 20 Juli 2020, Biden bahkan mengutip hadis Nabi Muhammad SAW dalam pidatonya.

Inline Ad

“’Siapa pun di antara kamu melihat kesalahan, biarkan dia mengubahnya dengan tangannya. Jika dia tidak mampu, maka dengan lidahnya. Jika dia tidak mampu, maka dengan hatinya,” ujar Biden. Ia juga menyanjung Islam dan berharap sekolah-sekolah di AS mengajarkan lebih banyak tentang Islam. “Salah satu hal yang saya pikir penting, saya berharap kami mengajarkan lebih banyak di sekolah kami tentang iman Islam,” katanya (Irma Garnesia, 29/7/ 2020).

Biden lalu menegaskan, “Jika saya mendapat kehormatan untuk terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, bersama-sama, kita dapat bekerja untuk memperbaiki kesalahan, dan melihat dunia kita, dan melihatnya lebih baik dengan hati kita, dengan tangan kita, dengan suara kita,” ucapnya.

Baca Juga:  NH dan 'Musuh' Abadinya pada Pilgub Sulsel

Statemen dan janji perubahan kearah perbaikan yang dilontarkan oleh Biden kepada komunitas muslim Amerika tersebut, kemudian menghantarkannya terpilih sebagi Presiden Amerika Serikat ke-46, mengalahkan Donald Trump. Bahkan dalam pidato pelantikannya sebagai Presiden AS yang baru, Biden juga kembali menegaskan akan pentingnya perubahan dan perbaikan di AS.

“Kita bisa menjadikan Amerika sekali lagi kekuatan terdepan untuk kebaikan di dunia,” ucap Biden. “Dengan persatuan kita bisa melakukan hal-hal besar, hal-hal penting. Kita bisa memperbaiki kesalahan, kita bisa menempatkan orang untuk bekerja dengan pekerjaan yang baik, kita bisa mengajar anak-anak kita di sekolah yang aman,” ujar Biden.  “Teman-teman Amerika saya, kita harus berbeda dari saat ini. Kita harus lebih baik dari saat ini dan saya yakin Amerika jauh lebih baik dari saat ini. Lihat saja. Di sini kami berdiri di bawah bayangan kubah Gedung Capitol,” tegasnya (Kompas, 20/1/2021).

Janji perubahan dan perbaikan yang menjadi komitmen Biden tersebut, tentu sangat menarik dalam konteks kehidupan menusia sebagai pemimpin. Dalam ajaran Islam, Tuhan telah menciptakan manusia sebagai makhluk paling sempurna dan menjadikannya sebagai khalifah (pemimpin) di muka bumi. Ia mengeban tugas sangat mulia dalam kehidupannya. Yaitu untuk memakmurkan dan memelihara kehidupan yang aman dan damai di muka bumi. Menyebarkan misi ajaran Islam sebagai rahmatan lil alamin.

Misi perubahan dan perbaikan tentu harus diupayakan dengan penuh keseriusan dan kesungguh. Tidak hanya sekedar janji-janji politik yang menis di bibir saja, yang jauh dari kenyataan. Karena itu, kehadiran aktor yang siap melakukan perubahan dan perbaikan menjadi semakin penting.

Baca Juga:  Membaca Hasil Sensus Penduduk 2020 dalam Kacamata Pertanian ke Depan

Adanya sosok yang siap melakukan perubahan dan perbaikan adalah sebuah keniscayaan. Sebab Tuhan tidak akan pernah merubah kondisi suatu masyarakat atau negara, jika tidak ada upaya sungguh-sungguh dari para pemimpinnya. Sebagaimana firman Allah SWT, “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum, sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d/13:11).

Semoga kita bisa menjalankan misi perubahan dan perbaikan dalam menjalankan peran kehidupan sebagai khalifah (pemimpin) di bumi ini. Sehingga harapan terwujudnya tatanan sosial kemasyarakatan yang lebih baik, aman, damai dan berkemajuan bisa dirasakan. Sebagaimana cita-cita Islam dalam membangun peradaban, untuk menghadirkan rahmat bagi seluruh alam semesta. Insya Allah. Wallahu’alam bish showab…

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.