INIPASTI.COM, Birmingham— Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, baru saja mengukir sejarah bareng Sabar Karyaman Gutama di YONEX All England Open 2025. Mereka juara sektor ganda putra setelah ngalahin Liang Wei Keng/Wang Chang dari China di final tadi malam, Minggu, 16 Maret, dengan skor 21-18, 14-21, 21-19. Laga di Utilita Arena Birmingham ini berlangsung 73 menit—penuh ketegangan, terutama di game ketiga pas mereka comeback dari 16-19 jadi 21-19.
Reza, kelahiran Surakarta, 11 Agustus 1998, sama Sabar (kelahiran 1995) bikin kejutan sepanjang turnamen. Mereka masuk final pertama All England-nya setelah kalahin Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (juara bertahan) di perempat final, 19-21, 21-19, 19-21, terus Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di semifinal, 21-19, 19-21, 21-17. Lawan Liang/Wang di final jadi puncak perjuangan—duet China ranking 2 dunia ini punya smash keras, tapi Sabar/Reza (ranking 27) balas dengan defense rapat sama serangan balik cerdas.
Ini gelar Super 1000 pertama buat Reza, sekaligus bukti dia naik kelas dari pemain pelapis jadi bintang utama. Sabar/Reza bawa pulang US$108.750—hadiah gede dari total US$1,45 juta turnamen ini. Reza, yang biasa main di klub PB Djarum, jadi sorotan karena konsistensinya—dia jarang bikin unforced error di laga final, walau sempet ketinggalan jauh di game kedua.
Sekarang, Reza sama Sabar pulang jadi pahlawan buat Indonesia. Dari 10 wakil awal, cuma mereka yang sampai final—Jonatan Christie kandas di 16 besar, Gregoria di perempat final, Fajar/Rian sama Leo/Bagas juga nggak sampai puncak. Ini juga jadi gelar ganda putra ketiga buat Indonesia dalam dekade ini, setelah Kevin/Marcus (2018) dan Fajar/Rian (2022-2023).
Ke depan, Reza bakal jadi tumpuan di Swiss Open 2025 besok, 18 Maret, di Basel. Kalau performanya stabil, dia bisa jadi ancaman serius di turnamen besar lain tahun ini.










