INIPASTI.COM, MAKASSAR – Datangnya musim penghujan membuat beberapa kepala daerah berpikir keras. Pasalnya jika musim hujan datang, maka akan ditemui genangan air atau bahkan banjir di beberapa titik jalan raya ataupun lorong-lorong kota. Olehnya itu, Wali Kota Makassar, Ir Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyampaikan kepada seluruh jajaran pemerintah Kota Makassar akan pentingnya quick response terhadap aduan warga.
“Di musim hujan ini, kita harus meningkatkan kesiagaan, aduan warga akan lebih banyak utamanya mengenai genangan air di beberapa titik,” imbau Danny saat memimpin upacara pagi di halaman Balaikota, Senin (26/9).
Danny mengatakan, persoalan yang dihadapi kota – kota besar di Indonesia termasuk Kota Makassar saat musim kemarau adalah kurangnya air bersih. Sedangkan saat musim hujan datang, volume air berlebih bahkan menggenangi beberapa titik jalan.
Olehnya itu, ia telah menginstruksikan kepada 14 camat dan 143 lurah untuk siaga 24 jam selama musim hujan. Hal ini untuk mengantisipasi genangan air di beberapa ruas jalan yang memang menjadi langganan genangan air saat musim hujan seperti Jalan AP Petta Rani, dan Urip Sumihardjo.
Dalam kesempatan itu juga, Danny meminta para peserta upacara untuk mendoakan daerah lainnya seperti Garut dan Sumedang. Dimana keduanya terkena musibah banjir bandang dan longsor diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi. Sehingga menelan korban jiwa serta kerugian harta benda.
“Kita turut berduka atas musibah yang menimpa saudara – saudara kita di Garut dan Sumedang,” ucap Danny.
Danny berharap hal itu tidak terjadi di Kota Makassar. Karenanya ia sangat menekankan untuk memberikan respon cepat terhadap aduan warga.(*)
Baca juga : Daeng Ical Hadiri Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor Kegiatan KPA Makassar
//










