Naas Dialami Volunteer Roki di Lombok Utara

INIPASTI.COM, LOMBOK – Tragedi volunteer dari luar negeri, Mr. Roki tertimpa runtuhan bangunan di Lombok Utara, Kamis (13/9) pukul 15.00 wita di Dusun Kapu Desa Persiapan Samaguna Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Peristiwa naas dalam kecelakaan kerja, menimpa relawan asal Amerika an. Mr. Roki (20thn), warga negara Amerika. Pada saat melaksanakan kegiatan perobohan rumah warga, berlokasi di Dusun Kapu, mengakibatkan kaki kiri korban, hancur dan putus terkena reruntuhan.

Sumber Tagana di Lombok menyebutkan, pukul 09.00 wita, relawan yang tergabung dalam kelompok Allhandasandhearts.Org berjumlah 20 orang, berangkat dari Hotel Medana Bay Marina di Dusun Teluk Dalem Desa Medana Kabupaten Lombok Utara, untuk melaksanakan kegiatan sosial, membantu merobohkan rumah warga.

Tim relawan berjumlah 20 orang tersebut, terbagi di beberapa desa, statusnya sebagai relawan, namun tidak melaporkan keberadaannya, diwilayah setiap melakukan kegiatan.

Baca Juga:  Growth Centre LLDIKTI IX Siap Tampung  Pengungsi Palu dan Donggala

Perobohan rumah hanya berkoordinasi dengan kepala desa setempat, tidak terdaftar pada komandan operasi pengendalian bencana dan BPBD setempat sekalu penanggungjawab lapangan di Kabupaten Lombok.
Keenam orang relawan, dari Allhandasandhearts.Org menuju ke Dusun Kapu Desa Persiapan Samaguna Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Menjelang pukul 09.30 wita, keenam relawan termasuk korban (Mr. Roki), mulai melaksanakan kegiatan perobohan rumah warga, di Dusun Kapu Desa Persiapan Samaguna Kecamatan Tanjung.

Sekitar pukul 15.00 wita, Keenam relawan tersebut melaksanakan kegiatan perobohan rumah milik Bapak Sidah di Dusun Kapu Desa Persiapan Kecamatan Tanjung.

Mr. Roki, merobohkan satu tiang rumah, dengan cara memukul menggunakan palu.

Beberapa saat kemudian bangunan, rumah tersebut langsung runtuh dan Mr. Roki tidak sempat menghindar, sehingga kaki kiri yang bersangkutan hancur dan putus akibat tertimpa reruntuhan rumah.

Selanjutnya korban dibawa oleh warga ke RSUD KLU untuk mendapatkan perawatan. Hingga berita ini naik cetak, Sampai Mr. Roki masih berada di RSUD KLU.

Baca Juga:  Kehadiran CCBS di Lokasi Pengungsian, Spirit Baru Dumlap

Sebelum terjadi kecelakaan, warga sempat mengingatkan kepada para relawan, agar dalam merobohkan rumah, menggunakan tali demi keamanan.

Namun “Mr. Roki menjawab tidak usah”, karena yang bersangkutan mengaku sudah ahli dalam merobohkan rumah.

Agar tidak terjadi lagi peristiwa yang sama pada kesempatan berikut, hendaknya menjadi perhatian pemerintah daerah setempat dan instansi terkait lainnya.

Bilamana ada relawan yang tidak melaporkan diri setiap akan melaksanakan kegiatan membantu masyarakat disuatu wilayah,

diharapkan untuk lebih awal berkoordinasi dengan tim pengendali di lapangan, bukan secara sepihak, hanya melapor kepada kades atau kadus setempat, kemudian dalam bekerja senantiasa memperhatikan faktor keamanan.

Dengan adanya relawan asing yang membantu masyarakat pasca gempa Lombok, akan dilaksanakan pendalaman kembali, terkait legalitas dan status keberadaan mereka diwilayah Lombok, mengingat gempa Lombok bukan termasuk bencana nasional.

Baca Juga:  Peduli Bencana, Rektor UIM Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Wajo

Laporan Syakhruddin HP 081 2424 5938

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.