INIPASTI.COM, MAKASSAR –Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar masih terhitung lama. Tetapi, beberapa nama sudah bermunculan melakukan sosialisasi. Mulai dari politisi, jurnalis, hingga akademisi diprediksi akan meramaikan Pilwalkot Makassar 2018 nanti.
Salah satunya adalah Mantan Anggota DPRD Provinsi Sulsel dua periode, Drs HA Mustaman MM.
Ada banyak hal mengapa politisi ini ingin maju mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Wali Kota Makassar. Ditemui inipasti.com, Kamis (10/11) Mustaman menginginkan Makassar tidak hanya dikenal sebagai pusat ekonomi. Ia juga memimpikan Makassar sebagai pusat pendidikan tinggi yang ternama di Indonesia, khususnya di Kawasan Timur Indonesia.
Hal ini tentu menjadi alasan yang kuat baginya. Karena selain sebagai politisi, putra kelahiran Bone tahun 1961 ini juga tercatat sebagai akademisi.
“Untuk mewujudkan Makassar sebagai kawasan ternama dalam dunia pendidikan tinggi, maka yang perlu dibenahi adalah sarana dan prasarana pendidikan yang harus standar. Kualitas harus menjadi utama diperhatikan oleh seluruh penyelenggara maupun pengelola pendidikan tinggi. Saya berharap ada yang mencari jurusan terhebat, itu harus ada di Makassar,” ujar dosen yang pernah memimpin STISIPOL 17 Agustus Makassar selama dua periode sejak tahun 1998 – 2006.
Mustaman menegaskan, jika dia menjadi Wali Kota, tidak akan terlalu mengutamakan pengembangan bisnis, tetapi lebih kepada pengembangan pendidikan. “Pendidikan ini harus dibenahi. Kalau pendidikan bagus, pasti kegiatan ekonomi juga ikut terdorong meningkat,” tandas Pendiri sekaligus Ketua Yayasan STIE Wira Bhakti Persada Makassar ini.
Mustaman melanjutkan, yang bisa mengubah Makassar lebih baik adalah pemimpin yang memiliki kejujuran dan kebenaran. Dua parameter ini tumbuh di lingkungan akademisi.
“Akademisi bisa saja salah, tetapi dia jujur. Karena dosen tidak pernah mengajarkan ketidakbenaran kepada mahasiswanya, tetapi selalu menanamkan nilai-nilai kebenaran di dalam diri mahasiswanya. Makanya lebih tertarik jika akademisi yang menjadi Wali Kota Makassar yang akan datang,” tambahnya.
Ditanya kesiapannya untuk maju, dia menuturkan, “Jika masyarakat menghendaki maju, saya akan maju.” (*)
Baca juga : Danny Siapkan Kota Makassar untuk Golkar
//










