INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid mengingatkan 24 Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari partai Golkar untuk tidak tandem dengan caleg parpol lain dibawahnya.
Mantan calon gubernur Sulsel ini mengaku tak main-main dalam menerapkan sanksi, jika ada caleg Golkar yang kedapatan melakukan hal tersebut.
Hal ini disampaikan Nurdin Halid didepan ketua umum Golkar Airlangga Hartarto dan ratusan caleg Golkar saat Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Golkar Sulsel di Hotel Four Point By Sheraton, Makassar, Senin 8 Oktober 2018.
“Saya akan gembosi habis-habisan, Kalau tidak taat aturan tandem, saya akan umumkan di koran supaya rakyat tidak memilih dia,” tegas Nurdin Halid.
Menurut dia aturan tandem yang telah dibuat oleh Golkar sangat menguntungkan caleg dan partai Golkar sendiri. Hal ini dilakukan agar suara Golkar tidak digembosi oleh partai lain.
Selain itu, Nurdin Halid juga meminta Airlangga Hartarto menindak tegas Caleg DPR RI yang tidak taat asas. Hal diungkapkan karena 12 dari 24 Caleg DPR RI Dapil Sulsel tidak mengikuti Rakornis yang gelar hari ini.
“Sebanyak 12 yang tidak hadir tanpa kejelasan, 2 minta izin. Pak ketum tolong tegas. Kalau provinsi kewenangan saya. Kalau DPR RI itu urusan DPP. Saya lihat caleg provinsi masih disiplin,” ujarnya.
Ia juga meminta Caleg Golkar yang bertarung di Pileg 2019, untuk merebut kembali Sulsel sebagai lumbung suara partai berlambang beringin itu.
“Seluruh caleg Golkar tidak boleh bertahan harus menyerang. Pertarungan yang baik adalah menyerang dari pada bertahan,” pinta Nurdin Halid.
(Muh Seilessy)










