INIPASTI.COM, MAKASSAR – Optimisme Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar Wisma Negara yang berada di Kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) dapat terbangun dengan mengunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) masih besar. Walaupun hingga saat ini belum ada kejelasan nasib turunnya APBN.
Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Andi Bakti Haruni menjelaskan, di RAPBD 2017 sudah ada dimasukkan alokasi dana untuk dapat merampungkan pembangunan ini.
“Memang pembangunannya dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” kata Bakti, Kamis (17/11).
Bakti menyebutkan, saat ini pembangunan gedung serbaguna terus dikejar agar dapat rampung akhir tahun ini. Sehingga dapat cepat dimanfaatkan. Setelah itu baru akan fokus lagi pada bagian lain dari Wisma Negara.
“Makanya kami harap, di tahun 2017 mendapat alokasi dana sesuai yang tercantum dalam RPJMD. Karena ini sudah ada dalam Perda nomor 9 tahun 2015, sesuai dengan itu kita butuh dana kurang lebih Rp100 Miliar,” ungkapnya.
Bakti menyatakan, kalau anggaran ini disetujui, maka pembangunan area publik lain seperti perpustakaan dan lainnya dapat segera dilaksanakan. Ia juga tidak terlalu berharap dari APBN melihat kondisi keuangan yang ada sekarang.
Mengenai rencana DPRD yang akan mengevaluasi pembangunan Wisma Negara, Bakti menjelaskan kalau hal ini sudah menjadi kebijakan dan disepakati antara DPRD dan Eksekutif di mana akhirnya tertuang dalam Perda.
“Saya kira semua pihak harus mendorong ini. Karena selama itu menjadi perda, itu kewajiban kita untuk mendorong. Saya tidak tahu kalau nantinya ada perubahan perda,” terang Bakti.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meminta DPRD memahami kondisi pembangunan mega proyek ini. Apalagi memang anggaran yang disiapkan bertahap tidak akan sia-sia di situ.
“Memang ini membutuhkan pemahaman, karena semua tidak memahami. Mari lihat secara obyektif. Utamakan kepentingan daerah,” ucap SYL.
Sama halnya dengan Hotel Grand Sayang. “Kemarin, aset-aset kita juga ini sudah hilang, tapi seluruh aset yang hampir hilang itu disatukan di sini. Dengan pembiayaan sedikit bisa dirampungkan,” paparnya.(*)
Baca juga : Sisa Dua Tahun Memimpin, Agus AN Jamin Mega Proyek Tetap Jalan
//










