INIPASTI.COM, MAKASSAR – Tahun 2018 akan menjadi pesta demokrasi di Sulawesi Selatan, di mana akan ada Pemilihan Kepala Daerah, di 12 kabupaten/kota dan 1 Pemilihan Gubernur. Pemerintah Provinsi Sulsel, mengaku tetap optimisme investasi tidak akan terganggu.
Hal ini diungkapkan, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang mengungkapkan di tahun depan, investasi tidak akan terlalu berpengaruh. Kecuali secara nasional.
“Kalau investasi akan diliat, kalau berpengaruh lebih kepada nasional. Seperti apa kebijakan yang akan dikeluarkan agar iklim investasi ini tetap terjaga,” kata Agus, ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (13/11/2017)
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) AM Yamin meyakini Pilkada pada 2018 tidak akan terlalu mempengaruhi. Kecuali, terjadi kericuhan disebabkan dampak dari Pilkada.
“Kami berharap tidak akan ada dampak dari Pilkada ini, artinya ada gejolak yang dapat menganggu itu tidak terjadi. Walaupun ada, inikan namanya dinamika politik tidak ada yang menghambat,”terangnya.
Yamin menjelaskan, untuk menjaga iklim investasi ini, pihaknya terus berbenah diri termasuk untuk kemudahan yang diberikan kepada investor. Promisi tentang potensi daerah dan sebagainya.
“Kami berharap nantinya, pemimpin yang terpilih dalam pilkada bisa lebih memperhatikan lagi investasi di daerahnya, karena ini sangatlah penting,” terangnya
Seperti diketahui, DPMPTSP pada tahun 2017 menargetkan investasi di Sulsel bertumbuh sesuai target RPJMD yakni Rp 9 triliun, pada triwulan III ini, investasi bertumbuh positif diangka Rp 9,2 triliun. Sedangkan pada tahun 2018, ditarget mencapai Rp 10 triliun dengan fokus pengembangan sektor Agroindustri, dan pertambangan. (Iin Nurfahraeni)










