INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pemadaman bergilir yang dilakukan PLN beberapa waktu belakangan tentu saja berpengaruh pada lalulintas di jalanan khususnya kota makassar, tidak jarang pada simpang simpang jalan mobil dan motor berdesakan akibat traffic light yang juga pastinya turut padam.
Menurut keterangan dari PLN sebelumnya pemadaman dilakukan sebab kurangnya pasokan energi akibat adanya gangguan pada salah satu penyuplai energi listrik yang bersumber pada pembangkit listrik di Jeneponto, namun mengatasi masalah padamnya traffic light tentu patut dipecahkan.
Hal itu juga menjadi tanggapan Direktur lalu lintas Polda Sulawesi Selatan Kombes pol Winarto saat ditemui Inipasti.com Selasa (10/1), mengaku pihaknya setiap saat siap untuk diturunkan pada setiap simpang jalan, hanya saja permasalahannya ada pada PLN sendiri.
“Sebab seharusnya saat melakukan pemadaman mestinya PLN harus kordinasi ke pihak kami,” ungkapnya.
Ia menilai hal ini memang tidak bisa disalahkan sepenuhnya pada PLN, tapi patut dipertimbangkan sebab pemadaman yang berlangsung lama pasti akan menyulitkan pengguna jalan, apalagi pada malam hari, misalnya sekitar pukul 10 keatas, kalau orang tau lampu padam, bisa main serobot saja, kalau main serobot yah potensi kecelakaan pasti ada.
Dikatakannya Winarto, solusi yang dilakukan adalah kordinasi, tugas polantas untuk mengatur kelancaran lalu lintas dijalan, tapi setidaknya berkoordinasi, berapa lama waktu pemadaman, kapan jam berapa dan didaerah mana.
“Itu patut dikordinasikan, supaya kami bisa stand by, informasikan waktunya, jamnya, lokasinya sehingga kami juga bisa berkordinasi dengan anggota,” tukasnya.










