INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan tentang penyakit malaria, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mengadakan pertemuan pemantauan Eliminasi malaria tingkat Kota Makassar. Ketua Panitia, Andi Maryani mengatakan, selain untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, juga untuk melibatkan mereka untuk mensosialisasikan hal tersebut ke khalayak ramai.
“Kita mau agar peserta memahami serta mensosialisasikan di masyarakat tentang bahayanya penularan penyakit Malaria ini,” ungkapnya pada sela-sela acara yang digelar di Hotel d’Maleo, Selasa (22/11/2016).
Menurut Andi Maryani, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit yang tergolong sangat berbahaya ini. Selain itu, ia mengungkapkan, akan memberikan pemahaman tentang cara menanggulangi penyebaran penyakit Malaria ini.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahim Saleh mengatakan, letak georafis Kota Makassar tidak termasuk dalam kategori kota epidemik Malaria. Namun, menurutnya, Kota Makassar merupakan pintu gerbang Indonesia timur, yang mempunyai mobilitas tinggi dan dikunjungi banyak pendatang dari luar Makassar.
“Hal ini yang perlu kita waspadai, penyebaran penyakit ini cenderung menular melalui pendatang dari luar yang membawanya masuk,” imbuhnya dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut.
Sekda Makassar ini pun mengimbau, penanggulangan penyakit ini perlu perhatian dan kerja sama Masyarakat, bukan hanya menjadi perhatian dari dinas terkait. Hal ini, tambahnya, bisa dilakukan dengan deteksi dini kepada orang yang mengalami gejala penyakit tersebut.
“Melakukan deteksi dini terhadap penyakit ini bisa dilakukan dengan melakukan pengecekan darah sehingga mampu kita tanggulangi penyebarannya,” tambah Ibrahim.
Pertemuan ini diikuti sebanyak 50 orang peserta yang datang dari unsur Kecamatan maupun Satuan kerja Perangkat daerah (SKPD) Sekretariat Pemerintah Kota Makassar.










