INIPASTI.COM, MAKASSAR – Tepat Pukul 07.30 Wita (Senin, 9 April 2018) Pesawat Komersil dari Sorowako Luwu Timur (Lutim) yang ditumpangi Kakanwil Kemenag Sulsel Abd Wahid Thahir mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Ia baru saja tiba di Kota Makassar usai mengikuti Pelaksanaan MTQ ke XXX tingkat Provinsi Sulsel di Malili Kabupaten Lutim selama 7 hari (1-7 April 2018).
Tanpa kenal rasa lelah, Wahid Thahir langsung menuju lokasi Madrasah Negeri guna memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang hari ini serempak dilaksanakan di seluruh Indonesia.
Lokasi pertama yang dikunjungi Kakanwil adalah MAN 3 Biringkanaya Daya Makassar. Madrasah Negeri ini berlokasi di Kawasan Asrama Haji Lama Makassar. Kedatangannya langsung disambut hangat oleh Plt Kepala MAN 3 Makassar Asnawi dan sejumlah guru dan pengawas ujian.
“Di MAN 3 Makassar ini ada 284 orang peserta UNBK yang berasal dari 3 Madrasah yakni MAN 3 Makassar, MA DDI Sudiang dan MA Radhiyatul Adawiyah Makassar,” lapor Asnawi.
Sekitar setengah jam Wahid Thahir keliling memantau ujian di MAN 3, selanjutnya ia bergerak menuju Ke MAN 2 Makassar yang dikenal dengan MAN Model Makassar yang lokasinya berada di ujung jalan AP Pettarani.
Ditemani Kepala MAN 2 Makassar Kaharuddin, Kakanwil melihat langsung suasana di sejumlah ruangan sembari sesekali berdialog dengan Kepala Madrasah dan Proktor Ujian Nasional.
“Di MAN 2 Makassar terdapat 462 siswa yang mengikuti UNBK tahun ini dan terdiri dari 3 program study yakni MIPA, IPS dan IKA (Keagamaan,red), dan selain diikuti siswa MAN 2 Makassar yang jumlahnya mencapai 437 orang siswa, ada dua madrasah swasta lain yang ikut melaksanakan UNBK di Lokasi MAN Model ini, yakni MA Darul Istiqamah dan MA Darul Ihsan Makassar,” Jelas Kaharuddin.
Tidak lama setelah memantau beberapa ruangan, Kakanwil kelahiran Kabupaten Wajo ini kembali meluncur ke MAN 1 Makassar yang berlokasi di Kawasan Tallasalapang Makassar.
Di madrasah yang merupakan Almamater Kakanwil ini, terdapat 267 orang siswa yang menjadi peserta UNBK tahun ini. Kesemuanya berasal dari MAN 1 Makassar. Hal itu disampaikan oleh Ramli Rasyid.
Bahasa Indonesia merupakan mata ujian Di hari pertama UNBK ini, selanjutnya disusul Matematika, Bahasa Inggris, dan 1 Mata Pelajaran Pilihan. UNBK serempak se-Indonesia ini akan berlangsung selama 4 hari ( tgl 19 – 22 April 2018).
Dalam keterangannya usai melakukan pemantauan di 3 Madrasah Negerinya di Kota Makassar, Kakanwil Kemenag Sulsel menyatakan kesyukurannya. “Alhamdulillah, semuanya berlangsung tertib dan lancar, semoga kondisi ini bisa konsisten bertahan sampai akhir.,” ucapnya.
Namun, Kakanwil berpesan kepada para Kepala Madrasah agar memastikan seluruh sarana dan kompenen penting yang mendukung pelaksanaan UNBK ini harus berada dalam kondisi yang baik dan stabil. Utamanya soal listrik dan jaringan (server). “Di sinilah tanggung jawab para proktor dituntut bekerja dengan profesional dan jeli,” pinta Kakanwil.
“Mulai dari peserta, panitia, pengawas ujian dan para guru bisa bersikap profesional dan jujur dalam pelaksanaan UNBK, jangan coba-coba bersikap curang apalagi manipulatif. Madrasah harus tampil sebagai contoh keberhasilan UNBK, dan tentunya diharapkan madrasah juga bisa muncul sebagai yang terbaik pada hasil akhirnya nanti,” katanya lagi.
“Selamat berjuang anak-anakku, selamat dan sukses mengikuti UNBK. Bekerjalah dengan tenang dan santai, cermati baik-baik soal dan jawabannya, dan jagalah kesehatan,” pesan Kakanwil mengakhiri pemantauannya hari ini. (*)










