Pasangkayu Bangkit di Hari Jadi Ke-15

Agus Ambo Djiwa saat hadiri upacara hari jadi Kabupaten Pasangkayu yang ke 15.
Top Ad

INIPASTI.COM, PASANGKAYU, – Bangkit menjadi tema utama dari peringatan hari ulang tahun yang ke 15 yang puncaknya pada 18 April 2018. Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa mengemukakan jika tema ini menjadi makna yang mendalam baginya. Pemilihan tema bangkit ini tidak terlepas dari pergantian nama Kabupaten Mamuju Utara (Matra) menjadi Pasangkayu.

“Tema ini merepresentasikan perjuangan kami saat membentuk Kabupaten ini. Hal ini mengembalikan nilai perjuangan kami. Sebab dulu kami memperjuangkan membentuk Kabupaten Pasangkayu bukan Mamuju Utara. Karena persoalan politik nama Kabupaten ini berubah, kini kami berhasil mengembalikan nama Kabupaten Pasangkayu. Makanya hal ini membangkitkan semangat kami membangun daerah,” kata Agus Ambo Djiwa.

Dengan semangat ini, ia berharap Kabupaten yang dipimpin kurang lebih 7 tahun tersebut, bisa bangkit dalam segala hal. Bangkit dari ketertinggalan dan bangkit menuju ke yang lebih baik, masyarakat bisa membangkitkan sikap dan perilaku yang lebih baik.

Baca Juga:  Bupati Pasangkayu Buka Lomba Jaga Desa 2018

Perubahan nama kabupaten Mamuju Utara menjadi Pasangkayu disetujui oleh presiden RI Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP) Nomor 61 Tahun 2017 tentang Perubahan Nama Kabupaten Mamuju Utara Menjadi Kabupaten Pasangkayu di Provinsi Sulawesi Barat (Lembaran Negara RI Tahun 2017 Nomor 312, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 6175).

Pergantian nama tersebut ditetapkan pada tanggal 28 Desember 2017 dan diundangkan pada tanggal 29 Desember 2017. Sedangkan seremoni peresmian perubahan nama dan penyerahan salinan lembaran PP berlangsung pada tanggal 5 Maret 2018 di area Bundaran Smart yang terletak di jantung kota Pasangkayu.

Gubernur Sulbar Muhammad Ali Baal Masdar hadir untuk menyerahkan dan melakukan peresmian, Wakil Bupati Muhammad Saal mendampingi gubernur bersama seluruh sesepuh yang terlibat dalam perjuangan pembentukan Kabupaten Pasangkayu yang tergabung dalam Komite Aksi Percepatan Pembentukan Kabupaten Pasangkayu (KAPKP).

Baca Juga:  Sukses Bangun Infrastruktur, Pemkab Pasangkayu Diberi Penghargaan IAA 2018

Juga hadir seluruh pejabat Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), pimpinan dan anggota DPRD, pimpinan OPD (organisasi Perangkat daerah), pimpinan instan si vertical, pimpinan perusahaan yang beroperasi di Pasangkayu, serta unsur-unsur tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda. Saat memberikan sambutan pada acara tersebut, Bupati Agus Ambo Djiwa mengatakan bahwa pergantian nama kabupaten ini adalah mengembalikan tujuan awal perjuangan KAPKP yang penuh semangat berjuang selama dua tahun, tujuh bulan, dan delapan hari.

“Pergantian nama kabupaten ini bukan untuk melepaskan diri dari Mamuju sebagai induknya, karena secara geografis kita tetap berada di wilayah Mamuju. Namun, secara administrasi kita berpisah dan ini memang sudah gagasan awal perjuangan dari KAPKP”, katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.