INIPASTI.COM, JAYAPURA – Sentani adalah sebuah distrik yang juga merupakan ibukota Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (16/3) di terjang banjir bandang.
Hujan deras yang mengguyur daerah Jayapura telah menyebabkan banjir bandang di Kecamatan Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua pada Sabtu (16/3) pukul 21.30 WIT.
Hujan deras turun sejak pukul 18.00 WIT. Akibatnya 9 kelurahan di Kecamatan Sentani diterjang banjir bandang yaitu
Kelurahan Barnabas Marweri, Piter Pangkatana, Kristian Pangakatan, Didimus Pangkatana, Andi Pangkatana, Yonasmanuri, Yulianus Pangkatana, Nelson Pangkatan, dan Nesmanuri.
Banjir masuk ke rumah-rumah warga dan rumah sakit. Jalan berubah menjadi aliran permukaan yang deras.
Tim prajurit dari Kodam XVII/Cenderawasih terjun langsung membantu korban bandang di Sentani Jayapura, Papua.
Mereka berhasil mengevakuasi korban-korban selamat, termasuk seorang balita dan bayi.
“Ditemukan bayi 5 bulan itu dalam keadaan terjepit di bawah reruntuhan rumahnya,” ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Infantri Muhammad Aidi kepada insan pers di Sentani, Minggu (17/3).
Bayi 5 bulan itu disebut Aidi ditemukan pukul 10.55 Wit. Kondisi bayi itu disebut Aidi masih hidup, namun ibu dan saudara bayi itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Sedangkan ayah si bayi disebut Aidi selamat tetapi dalam kondisi yang masih terguncang.
“Bayi tersebut sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit lapangan di Sentani,” ucap Aidi.
Selain itu, sebelumnya sekitar pukul 08.00 WIT, Aidi juga menyebut tim Kodam XVII/Cenderawasih mengevakuasi balita berusia 5 tahun. Kondisi balita itu juga terjepit di bawah reruntuhan rumah tetapi masih selamat.
Kodam XVII/Cenderawasih sudah membangun 2 dapur umum yang mampu melayani 3.500 orang. Selain itu dia menyebut saat ini ada 4.150 orang yang mengungsi di beberapa titik.
Kabar terakhir dari BNPB, korban meninggal dari peristiwa itu tercatat 50 orang. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Kepala BNPB Doni Munardo telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dampak bencana dan penanganan bencana banjir bandang.
Hari ini, Doni bersama unsur dari kementerian/lembaga hari ini berangkat ke Sentani untuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada Pemda Jayapura dan Papua.
Jumlah korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, terus bertambah. Data terkini pada Minggu (17/3/2019) pukul 10.15 WIB dari proses evakuasi dan pencarian menunjukkan, korban tewas mencapai 50 orang.
Dari 50 korban tewas itu, 38 jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua, 7 ke RS Marthin Indey, dan 5 lainnya di RS Yowari. Sebanyak 49 korban tewas sudah berhasil diidentifikasi,
Sementara itu, 59 orang yang mengalami luka-luka dirujuk ke PKM Sentani, RS Bhayangkara dan RS Yowari.
Penanganan medis dikoordinasi oleh Dinas Kesehatan Jayapura dan Dinas Kesehatan Papua
Laporan : Syakhrudddin (berbagai sumber)










