INIPASTI.COM, MAKASSAR – Menjelang pemilihan Kepala Daerah pada tahun 2018, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, provinsi Sulawesi Selatan, mengajak para Pasangan Bakal Calon baik itu Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakilnya serta Wali Kota dan Wakilnya untuk tidak saling menjatuhkan melalui berita hoax, dan ujaran kebencian.
Kepala Dinas KISP Sulsel, Andi Hasdullah menyebutkan bahwa berita hoax dan ujaran kebencian tidak perlu dilakukan untuk menjatuhkan pasangan calon lainnya.
“Kami harap tidak ada pasangan calon yang melakukan hal tersebut dalam konstentasi politik. Melakukan berbagai cara untuk mencapai hal tersebut,” kata Hasdullah, Jumat (15/12/2017)
Ia menambahkan akan lebih baik jika para pasangan calon ini berkompetisi dengan fair dan objektif dan menghindari yang namanya black campaign.
“Alangkah baiknya, jika mereka berkompetisi melalui program-programnya yang langsung ke masyarakat bukan melakukan black campaign,” tegas Hasdullah.
Untuk itu, Ia meminta pada masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan hal tersebut, termasuk jika ada yang memanfaatkan kondisi tersebut dengan menyebarkan berita hoax atau ujaran kebencian.
“Kita semua harus melawan tersebut hoax dan ujaran kebencian terutama saat Pilkada serentak nanti. Tentu kami akan melakukan koordinasi juga nantinya,” terangnya (Iin Nurfahraeni)










