INIPASTI.COM, JAKARTA – Produsen sepeda gunung dalam negeri, Patrol Indonesia menggarap segmen baru dengan merilis sepeda gunung listrik (electric mountain bike/e-MTB). Untuk tahap awal, Patrol memproyeksikan akan memproduksi sekitar 1.000 sepeda pada 2020.
“Forecast produksi untuk 2020 sekitar 1.000 unit,” kata R&D dan Marketing Patrol Indonesia, Vicentius Yongki Kristanto di sela test ride e-MTB 2020 dengan Journalist Mountain Bike di Puncak, Bogor, Sabtu (8/2/2020).
Vicentius Yongki Kristanto mengungkapkan, sebenarnya Patrol pertama kali memperkenalkan line up sepeda listriknya yakni Patrol E-Six (full suspensiun) dan Patrol E-Zero (hardtail) pada ajang Eurobike yakni pameran yang mempertemukan buyer dan seller industri sepeda dari Asia, Amerika dan Eropa.
Ajang yang memperkenalkan teknologi dan tren terbaru sepeda dunia ini digelar di Jerman pada September 2019. “Kami ingin perkenalkan pada dunia bahwa Indonesia punya sepeda gunung listrik,” kata Vicentius Yongki Kristanto.
Vicentius Yongki Kristanto mengungkapkan, hingga kini baik Patrol E-Six dan E-Zero sudah diekspor ke pasar Eropa seperti Norwegia, Australia dan Hong Kong. Meski demikian kata dia, pasar domestik juga cukup atraktif.
“Sepeda gunung listrik di Indonesia tergolong baru, ini challenge bagi kami untuk mengedukasi penggemar MTB,” kata Vicentius Yongki Kristanto.
Vicentius Yongki Kristanto mengatakan, komposisi penjualan sepeda listrik Patrol 2020 ini sekitar 60 persen ekspor dan 40 persen pasar Indonesia. “Sasarannya bagi penggemar MTB yang sudah lama vakum, ketika dia ingin kembali maen, kadang tidak ingin butuh waktu seharian,” kata Vicentius Yongki Kristanto.
Untuk spesifikasi, Patrol E-Six 2020 memiliki panjang travel 150 milimeter (mm) dengan kapasitas baterai custom 630 Watt yang dilengkapi motor buatan Shimano E800. Harga yang dibanderol sekitar Rp 72 juta.
Sementara varian lain E-Six S dibanderol Rp 79 juta dengan perbedaan fork foz kashima coating dan grupset XT 12 speed. “Sedangkan tipe yang buka S dilengkapi grupset SLX,” kata Vicentius Yongki Kristanto.
Adapun Patrol E-Zero 2020 merupakan tipe cross country (XC) dengan ukuran ban 29. Power motor 630 W, motor Shimano E800 dan panjang travel depan 110 mm. Menggunakan grupset XT 12 speed dan fork depan buatan Fox, Patrol E-Zero dibanderol Rp 52 juta.
Menurut Vicentius Yongki Kristanto, baterai Patrol E-Sox dan E-Zero bisa bertahan hingga 100 km dengan kecepatan maksimal 35 km per jam. Sementara lama mengisi daya baterai saat kosong sekitar 5-6 jam. ‘Kalau baterai masih ada setengah, cukup 2-3 jam,” kata Vicentius Yongki Kristanto (syakhruddin)










