INIPASTI.COM, MAKASSAR – HIDUP ini adalah pilihan. Semua orang bebas menentukan apa saja yang menjadi pilihan hidupnya, termasuk didalam meniti karier. Banyak orang sukses dalam kariernya karena menganggap pilihan hidupnya tepat, sebaliknya tidak sedikit pula yang gagal karena merasa memilih pilihan hidup yang salah.
Dian Eka Puspita Azis, SH, MH, misalnya, dia adalah karyawan swasta di perusahaan Amanah Finance H. Kalla selama tiga tahun lebih, dimulai 2009 – 2013, lalu kemudian 2014 memilih menjadi dosen.
Pilihannya keluar dari perusahaan milk H. Kalla dan memilih menjadi dosen di Fakultas Hukum UMI Makassa tahun 2015, bukan karena pertimbangan kesejahteraan yang diperolehnya kurang. Malah kalau dibandingkan gaji yang diperoleh di perusahaan swasta masih lebih tinggi ketimbang gaji yang diterima oleh seorang dosen biasa di kampus.
Magister Hukum Perdata UMI 2010, memiliki alasan yang lain, yakni lebih mempertimbangkan, waktu dan keluarga. Wanita kelahiran Ujungpandang, 11/3/1986 ini merasa bekerja diperusahaan sangat sedikit waktu untuk beristirahat dibandingkan seorang dosen.
Bekerja diperusahaan, terkadang tanggal merah atau hari libur, masih tetap kerja, terutama di akhir tahun. “Biasanya kalau mau tutup buku di akhir tahun, karyawan bekerja hingga larut malam,”tutur Dian Eka Puspita Azis.
Sementara menjadi dosen waktu masih bisa diatur, sehingga untuk urusan – urusan keluarga sudah tidak masalah. Lagian pula ketika menjadi dosen ilmu yang diperoleh bisa disalurkan dan wawasan menjadi lebh berkembang.
Selama menjadi dosen selain kegiatan mengajar, dia juga sudah pernah melakukan penelitian mandiri internal sebagai peneliti pemula tahun 2016. Berharap diwaktu-waktu mendatang, kegiatan penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat akan tetap menjadi perhatian mereka.(nasrullah)










