INIPASTI.COM, MAKASSAR – Siapa yang tidak kenal Hanafing yang merupakan pelatih sepakbola berpengalaman, memilih pulang kampung ke Makassar karena berkeinginan besar dalam mengembangkan olahraga Sepakbola di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pelatih kelahiran Makassar, 20 Juni 1963 menerima tawaran CEO PSM, Munafri Arifuddin untuk menukangi PSM U-19. Dimana manajemen tengah menggenjot pembinaan usia muda tim berjulul Juku Eja itu.
“Selain PSM, tawaran juga datang dari Persebaya Surabaya. Tujuannya sama, yaitu pembinaaan usia muda. Tapi saya lebih pilih PSM, karena ini adalah kampung saya,” ujar Hanafing, Selasa (23/1/2018).
Meski dirinya tinggal di kota Pahlawan, pun pernah membela tim Niac Mitra Surabaya pada 1987 silam, pelatih berlisensi A AFC ini tetap mengutamakan tawaran PSM sebagai tim dari kampung halamannya, Makassar Sulsel.
Dikatakan Hanafing, bahwa dirinya ingin mengembalikan kejayaan PSM. Dengan mencetak bibit-bibit pemain muda yang berkualitas, agar nantinya bisa menjadi salah satu pemain Juku Eja. Terlebih bisa merangsek sebagai pemain Tim Nasional Indonesia.
“Dulu saya pernah menukangi PSM U-19. Saat itu saya mencetak beberapa pemain yang berkualitas seperti M Rahmat dan Hendra Wijaya yang saat ini masih memperkuat skuad tim. Tapi yang saya sayangkan, malah tidak ada pemain yang dicetak selesap saya. Makanya saya ingin kembali,” tambahnya.
Ia pun mengaku telah melakukan presentasi akademi pembinaan usia muda di hadapan Munafri dan jajaran kepelatihan. Menurutnya, pihak PSM menyetujui rencana mantan pemain Tim Nasional Indonesia Sea Games Manila 1991 ini.
“Coach Robert minta saya full time menangani PSM U-19. Sementara waktu presentasi dengan pak Appi, saya mengajukan syarat agar tetap menjadi Instruktur. Pun saya akan mengajar jika ada tugas dari AFC dan PSSI. Jadi keputusannya nanti setelah selesai Workshop di Jakarta 28 Januari mendatang,” jelasnya.
Sebelumnya diketahui, PSSI hanya memiliki 5 orang instruktur kepelatihan, dimana Hanafing menjadi salah satunya. Mantan pemain PSM Junior 1981 ini tengah aktif memberikan kepelatihan workshop yang langsung ditugaskan oleh PSSI dan AFC.










