INIPASTI.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, meminta kepada pemerintah daerah dalam hal ini bupati dan wali kota untuk lebih memperhatikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah mereka masing-masing.
Menurutnya, UMKM ini adalah kegiatan ekonomi langsung yang dilakukan oleh masyarakat dan memberikan dampak langsung ke mereka.
“UKM makin kuat di masyarakat harus hadir dukungan dari pemerintah setempat mulai dari bupati, camat sampai kepala desa,” kata Syahrul Yasin Limpo, Senin kemarin, di Hotel Aerotel Smile dalam rangka
Diklat Kewirausahaan 3.048 kelompok pada 24 kabupaten/kota se Sulsel dalam rangka Gerakan 1.000 Kebaikan, yang dilaksanakan Dinas Koperasi dan UKM Sulsel.
Syahrul menambahkan, dukungan Pemerintah pusat hingga desa akan makin memperkuat UKM di masyarakat. Untuk itu, dirinya meminta agar UMKM bisa dirangkul untuk mengoptimalkan dampak pada masyarakat.
“UMKM harus dikelola oleh orang yang memiliki jiwa wirausaha dan kemauan keras, agar UMKM yang ada dapat survive,” terangnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Abdul Malik Faisal, mengungkapkan diklat yang digelar adalah untuk mendukung program 3M+1B Sulsel. Selain itu, untuk meningkatkan wirausaha di Sulsel dan pengembangan kualitas skill wirausaha Sulsel, demi terwujudnya wirausaha mandiri dan profesional.
“Kegiatan ini hadir agar pelaku UKM lebih maju, mandiri dan modern dalam kebersamaan,” ujarnya.
Malik berharap dari diklat ini maka dapat membuka pasar dan menurunkan angka pengangguran. “Itulah mengapa Ketua MPR Zulkifli Hasan memuji ekonomi Sulsel, ekonomi kerakyatan. Termasuk disebutkan kafe-kafe, itu adalah bagian dari UMKM,” kata Malik Malik. (Iin Nurfahraeni)










