INIPASTI.COM, Pendiri Alibaba Group Jack Ma pekan ini ramai diberitakan karena 2 bulan tak tampak tampil di publik. Usai mengkritik sistem peraturan China pada 24 Oktober 2020, Jack Ma masih belum muncul ke publik. Hal ini membuat publik bertanya-tanya dan memunculkan spekulasi seputar keberadaannya.
Dikutip Channel News Asia, Jack Ma didepak dari daftar pengusaha China yang diterbitkan media pemerintah, Shanghai Securities News. Laporan tersebut diterbitkan hari ini (02/02/2021). Hal ini makin menegaskan bahwa Jack Ma tidak disukai oleh pemerintah negeri tersebut.
Banyak yang menghubungkan kritik Jack Ma terhadap rezim komunis China menjadi penyebab dia hilang dan tak tampak di publik. Namun belakangan ada kabar yang menyebutkan Jack Ma baik-baik saja, dan menurut sumber anonim Jack Ma hanya menghindari sorotan publik.
Kritikan soal kebijakan Pemerintah yang dianggap menghambat inovasi bisnis dan menyerukan reformasi peraturan perbankan yang diterapkan China saat ini sebagai ‘Klub Orang Tua’.
Pidato itu membuat marah Pemerintah China yang otoriter. Kritikan itu dianggap menyerang otoritas Partai Komunis. Dampaknya Tindakan keras dari Pemerintah China terhadap bisnis fintech milik Alibaba, Ant Group.
November lalu, Bursa saham Shanghai disusul bursa saham Hong Kong membatalkan rencana pencatatan saham perdana (IPO) saham Ant Group senilai US$ 37 miliar atas perintah langsung dari Xi Jinping, mengutip laporan Wall Street.
China kemudian meluncurkan penyelidikan monopoli dan anti persaingan pada Alibaba Group pada malam natal. Pemerintah China juga memerintahkan Ant Group untuk mengurangi bisnisnya dan fokus pada bisnis fintech.
Jack ma juga secara misterius menghilang dari acara reality show di Afrika Selatan bernama ‘Den-Style Africa’s Business Heroes’ sebelum final November. Fotonya juga telah dihapus dari halaman web sebagai salah satu panelis penjurian acara.
Padahal seminggu sebelumnya , akun twitter Jack ma menyatakan “tidak sabar” untuk bertemu kontestan. Juru bicara Alibaba mengatakan kepada Financial Times, Jack Ma tidak bisa lagi menjadi bagian dari panelis “karena jadwal bentrok”.
November lalu hingga saat ini tidak ada aktivitas Jack Ma di Twitter. Secara teratur Jack Ma menyampaikan pikiranya di media sosial microblog itu. Diisukan Pemerintah China memerintah Jack Ma tidak keluar China selama Investigasi dilakukan.
Jack Ma kemudian menghilang dari publik selama sekitar tiga bulan dan memicu spekulasi tentang keberadaannya. Belakangan ia muncul kembali dengan penampilan video 50 detik pada Januari lalu.










