INIPASTI.COM, JAKARTA- Sosok Johny Indo melegenda di Indonesia gara-gara masa lalunya sebagai pemimpin komplotan perampok kelas kakap hingga jadi artis.
Kabar duka datang dari dunia artis. Artis senior Johnny Indo dikabarkan meninggal dunia pagi tadi, Minggu 26 Januari 2020 pukul 07.42 WIB.
Artis bernama asli Johanes Hubertus Eijkenboom alias Johny Indo ini lahir pada 6 November 1948.
Johny Indo awalnya dikenal sebagai perampok toko emas di Jakarta dan sekitarnya pada era tahun 1970-an yang dilakukan pada siang hari bersama kelompoknya Pachinko, kependekan dari Pasukan China Kota.
Alasan perampokan dari orang kaya asing untuk dibagikan pada sesama yang kurang mampu.
Komplotan perampok itu bernama Pasukan China Kota (Panchinko).
Begini kisah hidupnhya, saat melancarkan aksinya sejak pada 1970an, Johny Indo berprofesi sebagai seorang model.
Johny Indo bersama komplotannya kerap melakukan perampokan di sejumlah toko emas di Jakarta.
Johny Indo menjarah toko emas menggunakan senjata api untuk mengancam penjaga toko.
Namun, Johny Indo dan komplotannya tak pernah melukai dan merenggut nyawa korban.
Mereka hanya mengambil sebagian jumlah emas dari total emas yang ada di dalam toko emas tersebut.
Selama 10 tahun lebih tindak kejahatannya ini mebuat aparat kepolisian kelabakan.
Dari semua aksinya, Johny Indo dan komplotannya telah merampok 129 kilogram emas.
Namun, hasil penjualan emas itu tak digunakan untuk memperkaya diri sendiri atau berfoya-foya, ia justru membagikannya pada rakyat miskin.
Ia menganggap orang asing itu telah mengambil harta dari Indonesia sehingga ia kembali merampasnya untuk rakyat miskin.
Walaupun tujuannya baik, Johny Indo tetap melanggar hukum.
Johny Indo pun harus menjalani hukuman di sel ‘mematikan’, Lapas Nusakambangan.
Namun, Johny Indo tak mau tinggal diam. Ia bersama komplotannya sempat kabur dari Lapas Nusakambangan.
Setelah belasan hari melakukan pelarian, Johny Indo tak juga bisa keluar dari pulau ‘kematian’ itu.
Akhirnya, ia menyerah dan kembali masuk bui.
(Dhirga Erlangga)










