Pemkab Pasangkayu Gandeng PISPI Kembangkan Sektor Agrobisnis

Bupati Pasangkayu Foto Bareng Perhimpunan Sarjana Pertainian Indonesia
Top Ad

INIPASTI.COM, PASANGKAYU – Pemerintah Kabupaten Pasangkayu saat ini terus mengembangkan sektor usaha pertanian atau agrobisnis, dimana menjadi salah satu prioritas program, dari Bupati PasangkayuAgus Ambo Djiwa di tahun kedua pada periode kedua kepemimpinannya di kabupaten yang sebelumnya bernama Mamuju Utara.

Sebagai langkah mempercepat upaya pengembangan agrobisnis tersebut, Pemkab Pasangkayu melibatkan para sarjana pertanian yang tergabung dalam Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI).

Ia mengundang sejumlah pengurus PISPI ke Pasangkayu untuk melakukan dialog dan merumuskan langkah konkret dalam pengembangan agrobisnis disana. Turut hadir pengurus PISPI, antara lain Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia Risyanto Suanda (alumni Fakultas Pertanian UGM), Direktur Bisnis Mikro dan Jaringan Bank BNI Catur Budi Harto (Bendahara Umum PISPI). Juga beberapa pengurus yang berkarier di bidang pemerintahan, swasta, dan perguruan tinggi.

Bupati Pasangkayu yang juga termasuk pendiri dan anggota PISPI mengatakan, sangat bersyukur bisa mengumpulkan dan menghadirkan tokoh-tokoh PISPI yang kini berkarier di berbagai profesi. “Saya sengaja mengundang mereka bukan sekadar untuk reuni, tapi bagaimana bisa bersama-sama mengembangkan potensi di Pasangkayu, baik di bidang perikanan, pertanian, maupun pariwisata,” katanya.

Baca Juga:  Target Bebas Malaria 2020, Pemkab Pasangkayu Siapkan Perbup

Dialog yang menghadirkan sejumlah kelompok tani, pelaku usaha agrobisnis, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di Pasangkayu berlangsung di pendopo rumah jabatan bupati, Sabtu (3/2/2018)

Agus mencontohkan, di bidang perikanan misalnya daerah ini memiliki tambak produktif yang menghasilkan udang vaname dan ikan bandeng. “”Ini kebetulan hadir dari perikanan Indonesia dan juga BNI. Saya berharap ada solusi untuk pengembangan perikanan di Pasangkayu,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur BNI Catur Budi Harto mengungkapkan pihaknya memiliki dana kredit yang dapat diakses yaitu Rp 13 triliun untuk disalurkan, “sebanyak 50 persen dari dana itu untuk produksi,termasuk usaha kecil. Kami senang kalau kami menyalurkan kredit di sini. Ada Perum Perindo yang siap membeli produk nelayan maupun petambak,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pelaksanaan STQ ‘Sempurna’

Ditempat sama, Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda langsung menyatakan kesiapannya, dalam membantu pengembangan agrobisnis di Pasangkayu. Dia bahkan memaparkan lingkup bisnis Perum Perindo meliputi bidang penangkapan, perdagangan, dan budidaya. “Jadi kami siap bekerja sama dengan petambak di sini. BNI yang siapkan kredit, kami yang beli udang dan bandengnya,” ujarnya.

Dalam rombongan juga hadir Chairman Harvestmore Indonesia Samuel Loka. Perusahaan ini merupakan perusahaan pupuk hayati asal Malaysia dan Singapura yang aktivitasnya membantu transfer teknologi budidaya bagi petani.

Ketua Dewan Pengawas PISPI Salman Dianda Anwar menambahkan, hal ini merupakan wujud nyata PISPI dalam bersinergi membangun negeri. “Ini sinergi yang kami bangun sejak mahasiswa yang terus diwujudkan saat kami sudah tersebar di berbagai profesi. Ada yang profesional di BUMN, swasta,legislatif,pemerintahan, politisi, akademisi, peneliti, dan lain-lain. Ini akan kami terus kembangkan di berbagai daerah di Indonesia,” jelas alumni UGM yang kini menjadi eksekutif di Bosowo Group.

Baca Juga:  Bupati Pasangkayu Pimpin Upacara HUT RI ke 74

Usai acara dialog, Bupati Agus mengajak seluruh rombongan untuk meninjau tambak-tambak milik masyarakat dan juga tambak milik perusahaan asal KoreaSelatan yang mengembangkan udang vaname.

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.