INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sekitar Rp 5 Miliar total dana yang digelontorkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Dana tersebut dibagikan kepada hampir 5 ribu orang di Tribun Lapangan Karebosi, Rabu, (21/6/2017).
Dana tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sebagai insentif bagi pekerja bidang kerohanian. Di antaranya kepada 2.500 guru mengaji, 1.400 pemandi jenazah, dan imam rawatib, serta 50 orang hafiz dan hafizah. Dana tersebut sebagai dana pembinaan kerohanian.
Guru mengaji dan imam rawatib mendapatkan Rp 1.000.000 per orang dipotong pajak, pemandi jenazah Rp 1.650.000 per orang, hafiz dan hafizah Rp 3.000.000 per orang. Jika dijumlahkan, besarnya anggaran yang digelontorkan Pemkot Makassar untuk pembinaan kerohanian agama Islam mencapai sekitar Rp 5 Miliar.
“Peran pekerja di bidang kerohanian sangat penting. Insentif ini bukan untuk membayar keringatnya karena kita tentu tak mampu membayarnya mengingat jasa-jasanya yang besar dalam pembinaan kerohanian,” ujar Danny.
Menurut Danny, para pekerja di bidang kerohanian inilah yang membuat suara azan tetap dapat berkumandang di 1.165 mesjid se-Kota Makassar. Ia mengatakan bahwa atas jasa merekalah mesjid tetap ramai dengan jamaah pada shalat-shalat rawatib.
“Pemandi jenazah berjasa dalam mengurus jenazah sehingga tak ada jenazah yang terlantar. Guru mengaji membimbing anak – anak agar terhindar dari kekosongan spiritual,” tambahnya. (Sule).










