INIPASTI.COM, MAKASSAR – Presiden Ri Joko Widodo, telah meninjau langsung progress pembangunan dari Bendungan Passelloreng yang ada di Kabupaten Wajo, beberapa waktu lalu.
Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini mendapat sambutan yang positif, serta berharap proyek bendungan yang nantinya dapat meningkatkan volume tampungan air dapat segera rampung tepat waktu.
Di Sulsel sendiri, ada tiga proyek bendungan yang sedang dikerjakan, yaitu Bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo, Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, dan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar.
Kepala Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Sulsel, Andi Darmawan Bintang, berharap penyelesaian ketiga bendungan yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut dapat selesai tepat waktu.
Sampai saat ini, bendungan progress bendungan Passelloreng telah mencapai 73. Meskipun masih ada lahan yang belum dibayarkan, namun namun pemerintah tetap optimis bisa merampungkan pembayarannya pada Oktober mendatang.
“Kami mengharapkan ada percepatan terkait penyelesaian, masyarakat juga menunggu bagaimana fungsi-fungsi pelayanan irigasi agar dapat ditingkatkan sumber daya airnya. Karena kita ketahui Wajo merupakan salah satu daerah penghasil pangan di Sulsel,” kata Darmawan, Minggu (8/7/2018).
Ia menambahkan bendungan passelloreng perampungannya dipercepat, karena masyarakat sangat mengharapkan adanya penyediaan air yang cukup untuk pangan masyarakat mengingat selama ini irigasi yang ada tidak cukup mampu untuk memberikan pelayanan.
“Jadi, dengan adanya bendungan ini (Paselloreng) bisa mengairi 7.000 hektar air di kecamataan Gilireng, ada lima kecamatan yang melayani,” imbuhnya.
Untuk Bendungan Pamukkulu dan Karalloe saat ini sudah memasuki tahap pembebasan lahan. “Bendungan Takalar dan Gowa sedang dalam pembebasan lahan Insya Allah 2019 sudah bisa. Malah ada satu bendungan yang mau ditambah lagi antara Takalar dan Gowa tetapi sekarang sedang visibility study. Katanya 2019 turun juga (dananya) Bendungan Jenelata,” jelasnya.
Ia pun berharap semua proyek infrastruktur di bidang pengairan ini bisa selesai tepat waktu sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya.
“Kami berharap bendungan ini bisa selesai tepat waktu sehingga masyarakat bisa memanfaatkan pembangunannya,” paparnya.
(Iin Nurfahraeni)










