INIPASTI.COM, GOWA – Pemerintah Pusat saat ini terus berupaya agar masyarakat yang telah wajib memiliki elektronik- Kartu Tanda Penduduk (e-KTP), dapat segera merekam data mereka. Bahkan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemendagri melakukan sistem jemput bola.
Disatu sisi permasalahan klasik mengenai blangko e-KTP di daerah masih terus diselesaikan. Di beberapa tempat ada rela mengantri untuk dapat merekam data kependudukannya. Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengaku proses e-KTP sampai saat ini terus berlangsung dan tidak pernah berhenti
Menurutnya, e-KTP ini tidak boleh berhenti harus tetap dilakukan. Hal ini disebabkan karena jumlah penduduk yang terus bertambah.
“Tidak boleh berhenti, e-KTP Harus tetap jalan karena setiap hari jumlah penduduk bertambah,” kata JK, Kamis (25/1/2018)
Terpisah, Kepala Dinas Dukcapil dan PPKB Sulawesi Selatan, Sukarniaty Kondolele menjelaskan bahwa sampai saat ini proses perekaman masih terus berlangsung, dan sudah mencapai 89 persen.
“Kami target ini bisa selesai secepatnya minimal sebelum Pilkada, karena yang dikejar adalah masyarakat yang belum memiliki e-KTP agar bisa memilih,” kata Sukarniaty
Memang untuk beberapa kondisi, Sukarniaty mengaku bahwa pihaknya melakukan sistem jemput bola, terutama untuk daerah yang bermasalah dengan akses jalan ataupun jaringan.
(Iin Nurfahraeni)










