Pengakuan dan Hukuman Oknum Mahasiswa AA yang Selipkan HP di Toilet Mahasiswi

Top Ad

INIPASTI.COM, GOWA – Ulah mahasiswa berinisial AA (19 thn) mahasiswa semester 5 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar.kini menghadapi proses hukum.

Gara-gara memasang kamera GoPro di toilet mahasiswi kampus UIN Alauddin Makassar. Terduga pelaku diperiksa intensif di kantor polisi.

Dari hasil penyelidikan polisi, AA menyelipkan kamera GoPro pada awal Oktober lalu. Kamera GoPro sudah diserahkan pihak kampus ke polisi sebagai barang bukti.

“Pelaku memasang kamera yang dilengkapi memori 8 GB pada bagian bawah pipa pembuangan air dan dihadapkan ke toilet yang berada di lantai 1 fakultas dan ditemukan oleh mahasiswi saat berada di dalam toilet kampus.

Terduga pelaku kemudian mengulangi aksinya. AA menurut polisi meletakkan handphone di atas plafon toilet mahasiswi.

“Pada Kamis, 7 November 2019 pukul 11.00 Wita, pelaku (kembali) menyelipkan HP (handphone) di atas plafon yang bolong mengarah ke toilet pada lantai 3 fakultas (di fakultas yang sama) dan kembali ditemukan salah seorang mahasiswa kampus,” sambung Mangatas.

Sementara itu, motif AA berulah di toilet kampus, kata polisi, untuk kepuasan seks pribadi. Hasil rekaman kamera dan handphone tersebut ia nikmati secara pribadi.

Baca Juga:  Buntut Tawuran, Enam Mahasiswa Mendapat Skorsing

Ulah AA memasang kamera GoPro dan handphone di toilet kampus ini awalnya diproses oleh pihak kampus sejak awal Oktober lalu.

Namun belakangan, pihak kampus menyerahkan kasus ini ke polisi. Mahasiswa berinisial AA masih diperiksa di Polsek Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel.

“Kami lagi periksa dan akan gelar perkara jam 8 malam nanti,” kata Kapolsek Somba Opu, Kompol Syafei Rivai saat dihubungi, Sabtu (9/11/2019).

Polisi saat ini masih berupaya memastikan terpenuhi-tidaknya unsur pidana dalam kasus pemasangan kamera GoPro di toilet kampus.

Terduga pelaku dalam pemeriksaan sementara sudah mengaku menaruh GoPro di toilet Mahasiswi di Kampus yang mengusung tagline kampus yang asri.

AA dijerat polisi dengan Pasal 29 jo Pasal 4 Ayat 1 huruf D dan atau Pasal 35 jo Pasal 9 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Sementara itu, Kapolsek Somba Opu Kompol Syafei mengatakan AA ditangkap di Bundaran Samata, Gowa, Kamis (7/10/219). AA, kata polisi, mengakui GoPro dan handphone tersebut miliknya.

Baca Juga:  Audah Mannan Dosen Bermartabat FDK UIN Alauddin Makassar

“Aksi pertama dan kedua itu diketahui para mahasiswa yang menuju ke toilet untuk mengambil air wudhu dan buang air kecil,” sambung Syafei.

“(Saya) khilaf Pak. (Untuk memenuhi) nafsu seks. Kebiasaan nonton video (porno),” kata AA di Polsek Somba Opu, Gowa, Minggu (10/11/2019).

AA juga mengakui memasang GoPro tersebut tepat di closet toilet. Ia bermaksud merekam aktivitas para mahasiswi yang sedang buang air kecil.

Namun AA juga membantah jika hasil rekamannya ia sebarkan. Ia mengaku melakukan hal tersebut hanya untuk memenuhi kepuasaan pribadi.

Sementara Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, aksi AA memasang GoPro dan handphone tidak dilakukan pada kesempatan berbeda. Polisi menyebut aksi AA tergolong nekat karena beraksi berulang kali.

“Dia punya dua-dua (GoPro dan handphone). Ia (tersangka nekat), makanya dikatakan tadi pelaku ini terpengaruh karena sering menonton blue film,” kata Mangatas.

Kini AA ditahan di Polsek Somba Opu. Polisi terus mendalami kasusnya.

Baca Juga:  Masih Ingat Hasanuddin Pemilik 'Bengkel Mengaji'? Begini Keadaannya Sekarang

AA dijerat polisi dengan Pasal 29 jo Pasal 4 Ayat 1 huruf D dan atau Pasal 35 jo Pasal 9 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. (bs/syakhruddin)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.