Pengamat Prediksi Dua Hal Ini Akan Ramai dalam Debat Capres 2019

Ilustrasi (Sumber: kompas.com)

INIPASTI.COM, JAKARTA – Debat calon Presiden dan Wakil Presiden 2019 yang kedua akan kembali digelar 17 Februari mendatang. Pengamat Ekonomi Syarkawi Rauf memperkirakan akan ada dua isu yang ramai dibahas nanti.

Ia pun memperkirakan bahwa isu tol laut dan infrastruktur pangan akan menjadi topik yang paling hangat dibahas dalam debat kedua pemilu Presiden (Pilpres) 2019)

“Saya kira yang paling menjadi topik utama ke depan adalah tol laut. Seberapa efektif tol laut itu dibangun,” ujar Syarkawi Rauf seperti yang dilansir dari antaranews.com.

Syarkawi menjelaskan bahwa melihat apa yang dilakukan oleh pemerintahan saat ini dengan membangun pelabuhan kemudian menambah rute pengangkutan kapal di Indonesia timur maka dampak dari tol laut mulai terasa

Baca Juga:  Pilkada 2018, Kepala Desa Tak Boleh Terintervensi

“Apalagi di Papua, jadi pengiriman barang dari pulau-pulau lain seperti Sulawesi dan Kalimantan semakin lancar dan baik. Makanya harga-harga barang di Papua perlahan-lahan sudah semakin turun. Saya kira itu dampak langsung dari tol laut,” katanya.
Selain tol laut, Ia pun mengatakan yang akan ramai diperbincangkan oleh kedua pasangan calon presien dalam debat nanti adalah infrastruktur terkait ketahanan pangan.

“Infrastruktur yang kaitannya dengan pangan itu juga kemungkinan akan ramai dibahas, mengingat sejauh mana misalnya pembangunan infrastruktur irigasi, pengairan, embung dan sebagainya untuk menopang ketahanan pangan kita secara nasional,” tuturnya.

Baca Juga:  NasDem Datangi KPU Lutim Selayaknya "Lamaran Pengantin"

Syarkawi menyatakan saat ini melihat dari sisi produksi beras yang surplus tentunya merupakan dampak langsung dari masifnya pembangunan irigasi
dan beragam infrastruktur pengairan lainnya di berbagai wilayah.

Debat pilpres 2019 babak kedua dimulai pada Minggu 17 Februari 2019 dan akan membahas energi, pangan, infrastruktur, transportasi, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.