INIPASTI.COM, SUDIANG – Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, setiap giliran Jemaah Calon Haji (JCH) dari Kabupaten Jeneponto, pasti keluarga JCH yang datang mengantar membeludak. Walaupun sudah ada peraturan yang tidak memperbolehkan Pengantar JCH masuk area asrama, tetap saja banyak yang datang dari kabupaten penghasil garam tersebut.
Bupati Jeneponto, Ikhsan Iskandar menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan peraturan tersebut. Namun, kata dia, rasa kekeluargaan dari warga Jeneponto sangat kental. Olehnya, jika satu anggota keluarga berangkat, maka anggota keluarga lain pasti ikut mengantar.
“Kami juga sudah mengimbau kepada warga, bahkan sudah meminta dengan sangat, tapi rasa kekeluargaan yang sangat kental antara satu anggota keluarga dengan anggota keluarga lain, sehingga kita tidak bisa larang lagi untuk mereka datang,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya hanya bisa mengimbau kepada warga Jeneponto yang datang ke Asrama Haji Sudiang agar bisa tertib serta tidak membuat kegaduhan. “Bantulah para petugas untuk menertibkan keamanan,” singkatnya.
Diketahui, 342 JCH Jeneponto tergabung dalam Kloter 34. Selain JCH asal Jeneponto, terdapat pula 28 JCH asal Kota Makassar dan 80 JCH asal Kabupaten Pangkep. Kloter 34 ini dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada hari ini, Senin, (13/8/2018) pukul 19.10 WITA. (Sule)










