INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pemerintah telah mencanangkan reformasi di segala bidang, salah satunya adalah keharusan penerapan akuntansi berbasis akrual pada setiap instansi di seluruh jajaran pemerintahan, baik pusat maupun daerah.
Untuk itu, Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Makassar menyelenggarakan Workshop Akuntansi Keuangan Daerah Berbasis Akrual bagi sekolah dalam lingkup kota Makassar di Hotel Same, Kamis (17/11).
Menurut Sekretaris BPKA Makassar, Abdul Rasyid, workshop yang diadakan ini bertujuan agar para peserta memahami perhitungan secara akrual dalam membuat pelaporan Dana Bos yang dikelola oleh masing masing sekolah. “Dengan adanya perhitungan berbasis akrual ini diharapkan bendahara di sekolah mampu menghitung laporan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara akrual, agar bisa terkonsolidasi dengan laporan bagian keuangan Pemerintah Kota Makassar,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahim Saleh dalam sambutannya di hadapan peserta menekankan tiga hal. Ia mengatakan, yang perlu diperhatikan setiap bendahara berbasis akrual yaitu bendahara adalah orang yang bisa dipercaya, mempunyai ketelitian dalam pencatatan maupun transaksi di pelaporannya, serta mampu memahami risiko dari pekerjaannya.
“Ketiga syarat tersebut tentunya akan meningkatkan kemampuan SDM dalam membuat laporan dana BOS, sehingga meminimalisir risiko yang ditimbulkan akibat keterlambatan laporan di akhir tahun dan kesalahan pencatatan,” paparnya.
Ibrahim juga mengatakan, basis akrual sudah kita aplikasikan sejak tahun lalu. Namun, menurutnya masih terdapat kekurangan sehingga masih diperlukan pembenahan. “Pembenahan itu diperlukan agar kita bisa mempertahankan kembali Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang telah kita peroleh dari BPK- RI tahun lalu,” imbaunya.
Di akhir sambutannya, Ibrahim berharap kepada narasumber untuk memberikan materi yang berbobot kepada peserta. Selain itu, ia juga berpesan agar narasumber memberikan solusi apa saja yang menjadi kendala dalam mengelola keuangan khususnya dana BOS.
Workshop ini, diikuti delapan puluh orang peserta yang datang dari terdiri dari bendahara dan pengelola keuangan dari tiap sekolah lingkup Pemerintah Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari mulai 17 hingga 18 November 2016.(*)
Baca juga : Akuntansi Berbasis Akrual, Transparansi Operasional Dana BOS
//










