INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pengerjaan proyek reklamasi yang dilakukan di Center Point of Indonesia (CPI), sampai saat ini belum menunjukkan progress yang mengemberakan. Sampai sekarang, baru di sekitar angka 1 persen, sedangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan pengerjaan rampung pada Maret 2018 mendatang.
Seperti diketahui reklamasi CPI dilakukan oleh dua pengembang yakni PT Ciputra dan PT Yasmin Budi Asri.
Melihat progres tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Latif mengaku sedikit pesimis bisa dirampungkan sesuai dengan schedule yang ada. Apalagi dengan kondisi di lapangan yang pengerjaan masih jauh dari harapan, sedangkan seharusnya sudah mencapai 80 persen.
“Sampai Juni kemarin baru sampai 1,8 persen. Idealnya mencapai 80 persen. Saat ditanya, alasannya kapalnya baru datang,” kata Abd Latief di Kantor Gubernur, Selasa (1/8/2017).
Seperti diketahui, Pemprov dan PT Ciputra telah menandatangani kerja sama sampai akhir bulan Maret 2018. Jika sampai bulan Maret, dan reklamasi tidak menunjukkan kemajuan, Pemprov akan memutuskan kontrak kerja sama.
“Kami akan liat nanti, jika ada penjelasan yang jelas akan tetap dilanjutkan, kalau tidak tentu tidak akan diperpanjang kontraknya. Makanya akan dilihat laporan terakhir, sekaligus nanti apakah memerlukan tambahan kapal atau tidak,” terang Latif.
Latif menjelaskan, laporan yang ada saat ini, kapal yang bekerja untuk menimbun pasir telah mencapai 2 Juta kubik, dari kebutuhan untuk menimbun sebesar 18 juta kubik pasir. (Iin Nurfahraeni).










