INIPASTI.COM, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang menyatakan bahwa Indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara ASEAN, bahkan Asia atau Dunia secara keseluruhan. Apalagi secara demografi yang jumlahnya cukup besar sangat mendukung apabila di sumber daya manusianya dikembangkan dengan baik.
Ia menjelaskan, dengan jumlah penduduk Indonesia yang begitu besar jumlahnya dan berkualitas, maka dapat meningkatkan daya saing dengan negara lain.
“Secara demografi, kita ini cukup besar jumlahnya. Kalau ini kita tingkatkan kualitas SDM mereka, maka Indonesia dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing kita,” kata Agus ketika memberikan sambutan pada acara Pencanangan Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing Kawasan Timur Indonesia di Hotel Grand Clarion Senin (2/10/2017)
Ia berharap kepada Pemerintah pusat, agar ada pemerataan penempatan industri di setiap provinsi di wilayah Indonesia berdasarkan potensi bahan baku masing masing provinsi, sehingga industri yang ada di Indonesia tidak terpusat di Pulau Jawa.
“Dengan adanya pemeratan seperti ini akan menjadikan suatu provinsi memiliki daya tarik masing masing,
sehingga orang akan datang dengan sukarela ke provinsi bersangkutan sesuai daya tarik provinsi yang diinginkan, dan kemudian akan terjadi daya saing untuk meningkatkan produktivitas potensi masing masing provinsi,” paparnya
Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Bambang Satrio Lelono menyebutkan tingkat pengangguran secara terbuka di Indonesia,di dominasi oleh masyarakat lulusan, SMK, SMA dan Politehnik. Namun, ketiga lulusan tersebut sulit mendapatkan lapangan pekerjaan.
Padahal, menurut Bambang, Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi yang sangat besar untuk maju, “dengan letak yang sangat strategis, sumber daya alam yang melimpah dan memiliki iklim hanya dua sehingga tanahnya sangat subur, Indonesia bisa maju ditambah dengan peningkatan SDM akan sangat membantu untuk meningkatkan daya saing,” paparnya (Iin Nurfahraeni)










