PENTING!!! Jemaah Haji Batuk-batuk saat Tiba, Dokter : Mereka Belum Aman

Foto bersama usai serah terima jemaah haji Kloter 23 Debarkasi Makassar asal Kota Kendari Sulawesi Tenggara di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Selasa, (3/9/2019). (Foto : Sule)
Top Ad

INIPASTI.COM, SUDIANG – Info penting bagi seluruh jemaah haji yang baru saja tiba di tanah air. Menurut Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Debarkasi Makassar Darmawali Handoko jemaah haji belum dalam keadaan aman. Status tersebut berlangsung hingga 14 hari sejak jemaah haji menginjakkan kaki di Indonesia.

“Jemaah haji yang baru pulang dari tanah suci itu belum aman. Mereka masih berada dalam masa inkubasi. Hal ini berlangsung selama 14 hari ke depan. Jika ada yang saki, segera lakukan pemeriksaan dengan membawa serta K3JH,” serunya.

Darmawali menegaskan kembali bahwa jemaah haji belum dinyatakan sehat selama masa inkubasi tersebut. Olehnya, jika mengalami keluhan berupa Demam, Sesak Nafas, Nyeri Tenggorokan, Mual, Muntah, Diare dan lain sebagainya agar segera melakukan pemeriksaan dengan membawa Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH) atau kartu kuning.

Baca Juga:  JCH Sakit dan Wafat Tetap Haji, Begini Penjelasan Kemenag RI

Kartu tersebut diberikan ke tiap-tiap jemaah haji guna mengingat bahwa mereka masih dalam proses pengawasan terhadap kesehatan. Dengan membawa serta kartu tersebut, katanya lagi, maka petugas kesehatan akan melakukan perlakuan khusus kepada jemaah yang mengeluhkan kondisi kesehatannya.

Terkait masalah jemaah haji yang batuk-batuk saat tiba di tanah air, dia mengatakan bahwa hal itu masih dalam taraf kewajaran. Seperti yang dialami oleh jemaah haji Kloter 23 Debarkasi Makassar yang baru saja dia serahkan ke pemerintah daerah, Darmawali mengatakan bahwa itu hanya karena perubahan cuaca saja.

Baca Juga:  Puluhan Kuota Haji Tak Terpakai, Begini Penjelasan PPIH

“Saya kira itu hanya karena perubahan cuaca saja sehingga mereka batuk-batuk. Itu hal yang wajar, karena memang tubuh manusia butuh penyesuaian terhadap lingkungan. Kecuali kalau batuknya disertai demam atau gejala-gejala yang tadi disebutkan, jemaah haji harus langsung periksa ke dokter,” jelasnya.

Untuk diketahui, Debarkasi Makassar telah memulangkan 10.420 jemaah haji termasuk 5 petugas pada tiap-tiap kloter dari 23 kloter. Terakhir pada Selasa, 3 September 2019 malam tadi, 447 jemaah haji Kloter 23 diterima kembali di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang. (Sule)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.