Perbedaan antara Kuman, Bakteri dan Virus

Ilustrasi/unsplash.com/CDC

INIPASTI.COM, Waktu-waktu kita belakangan ini begitu sangat sarat dengan tema Covid19 atau coronavirus. Kita sudah terkepung dari segala arah, bukan hanya karena dari virusnya sendiri, melainkan juga, bahkan  dari informasi, dan segala aturan-aturan yang timbul kemudian yang membatasi dan berdampak pada aktifitas keseharian kita.

Penting bagi kita untuk mampu menyaring informasi yang terkait dengan pandemi ini, apalagi di tengah seliweran bacaan-bacaan yang disebar di media sosial, tanpa dasar yang valid, yang terkadang hanya mengaburkan masalah yang sesungguhnya.

Inline Ad

Apakah Perbedaan Kuman, Bakteri dan Virus? Untuk menjawab pertanyaan ini, berikut penjelasan dikutip dari ilmupengetahuanumum.com.

Mikroorganisme atau mikroba pada umumnya dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, di antaranya adalah bakteri, protozoa, virus, jamur, archaea, protista, plankton dan planarian. Mikroorganisme atau mikroba ini hanya dapat dilihat oleh alat bantu yaitu mikroskop. Ada mikroorganisme yang berbahaya dan ada juga yang bermanfaat bagi manusia, hewan, tumbuhan dan bentuk organisme lainnya.

Banyak di antara kita yang beranggapan bahwa kata “kuman” dan kata “bakteri” merupakan istilah yang sama dan bahkan ada yang beranggapan bahwa kedua-duanya adalah sinonim. Namun pada dasarnya anggapan tersebut adalah kurang tepat karena kedua kata itu memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Baca Juga:  China Marah Benderanya Diberi Partikel Virus Corona

Perbedaan Kuman, Bakteri dan Virus

Kuman (germs) adalah mikroorganisme yang berbahaya sedangkan bakteri adalah klasifikasi luas dari mikroorganisme. Kuman umumnya dikenal sebagai biang keladi atau mikroorganisme yang buruk sementara bakteri dapat dikelompokkan menjadi bakteri baik dan bakteri jahat. Inilah yang membedakan kuman dan bakteri (bacteria) pada umumnya. Berikut di bawah ini adalah sedikit penjelasan singkat tentang Kuman, Bakteri dan Virus.

Kuman (germ)

Kuman adalah organisme kecil yang dapat menyebabkan infeksi. Kuman tidak terlihat oleh mata manusia dan ada di mana-mana – termasuk di udara, tanah dan air serta pada makanan, tanaman dan hewan. Kuman yang berbeda memiliki tempat favorit yang mereka sukai, cara penyebarannya juga berbeda dan memiliki cara unik mereka sendiri dalam menyebabkan infeksi. Dan semua kuman memiliki satu kesamaan yaitu ketika mereka menemukan tempat yang baik untuk mereka tinggali, mereka akan membangun rumah untuk mereka sendiri dan berkembang biak. Dengan demikian, kuman dapat diklasifikasikan sebagai mikroorganisme berbahaya atau mikroba jahat seperti bakteri jahat, virus jahat, jamur jahat dan protozoa buruk.

Bakteri (bacteria)

Bakteri adalah organisme uniseluler (bersel satu) yang mendapat makanan dari lingkungannya. Sebagian besar bertahan hidup di tubuh manusia. Bakteri dapat tumbuh di dalam atau di luar tubuh. Sebagian besar bakteri menyebabkan infeksi seperti sakit tenggorokan, infeksi telinga, pneumonia, dan banyak lagi. Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini pada umumnya dapat diobati dengan antibakteri atau antibiotik.

Baca Juga:  Tebarkan virus integritas di sekolah,  Agen Pelajar Integritas Indonesia lakukan ini

Tetapi tidak semua bakteri itu jahat. Beberapa bakteri baik untuk tubuh kita, karena dapat membantu menjaga keseimbangan. Salah satu bakteri yang baik untuk tubuh kita adalah bakteri lactobacilli. Bakteri baik ini hidup di usus kita dan membantu kita menggunakan nutrisi dalam makanan yang kita makan dan membuatnya menjadi limbah dari apa yang tersisa. Karena bantuan bakteri baik ini, kita dapat memanfaatkan makanan yang kita konsumsi ini bagi kesehatan tubuh kita. Beberapa bakteri juga digunakan oleh para ilmuwan di laboratorium untuk menghasilkan obat-obatan dan vaksin.

Virus

Virus lebih merupakan jenis mikroba berbahaya dibandingkan dengan bakteri. Virus dapat berkembang biak dan mereproduksi. Perlu diketahui bahwa virus perlu berada di dalam sel hidup agar terus tumbuh dan bereproduksi. Kebanyakan virus tidak dapat bertahan lama jika mereka tidak berada di dalam makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan atau manusia. Ketika virus masuk ke dalam tubuh manusia, mereka dapat menyebar dan membuat seseorang jatuh sakit. Namun terdapat beberapa jenis virus yang dapat hidup dalam waktu singkat pada sesuatu benda seperti gagang pintu atau meja, jadi kita harus pastikan untuk mencuci tangan secara teratur. Penyakit yang biasa ditimbulkan oleh virus di antaranya adalah  meningitis, cacar air, campak, flu, HIV yang akan berubah menjadi AIDS . Penyakit Ini dapat diobati dengan anti-virus.

Baca Juga:  Virus Corona di China hingga sabotase damai Israel-Palestina

(AR)

(Visited 1 times, 7 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.