INIPASTI.COM, SUNGGUMINASA – Syahrul Yasin Limpo (SYL) akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu, 8 April 2018 mendatang. Berbagai kegiatan pun ia lakukan sebelum tiba pada akhir jabatan yang ia duduki selama 10 tahun itu. Termasuk meresmikan kembali Masjid Agung Syekh Yusuf setelah dilakukan renovasi sejak 15 Juli 2016 lalu.
“Masjid ini menjadi simbol hadirnya agama dalam kehidupan masyarakat. Saya tentu menghormati apa yang menjadi gagasan pemerintah daerah Gowa bersama masyarakat Gowa, lebih khusus kepada bupati dan wakil bupati, ketua DPRD dengan menghadirkan Masjid (Syekh Yusuf,red) yang baru dengan ornamen yang luar biasa,” ucap SYL memberi apresiasi atas peresmian kembali masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Gowa itu, Jum’at, (6/4/2018).
Ia pun berharap masjid tersebut menjadi syiar bagi masyarakat. Olehnya ia merasa peresmian tersebut sangat penting guna mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Gowa untuk menghadirkan kehidupan Islamiyyah di masyarakat. Karena ia memandang bahwa jika syariat agama dijalankan dengan baik, daerah itu akan menjadi damai.
Meski telah diresmikan kembali oleh orang nomor satu di Provinsi Sulsel ini, renovasi Masjid Agung Syekh Yusuf yang berada tepat di samping lapangan Syekh Yusuf Discovery itu belum rampung 100 persen. Sebagaimana yang disampaikan oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dalam sambutannya pada peresmian tersebut.
“Masih ada beberapa yang ingin dibenahi, tapi kami masih punya waktu untuk itu. Karena pertama kita targetkan selesai pada Desember 2018, kemudian kita majukan. Dan sekarang kita majukan lagi, insya Allah akan rampung pas dua tahun renovasi masjid ini, yakni pada 15 Juli 2018,” seru Adnan.
Peresmian kembali Masjid Agung Syekh Yusuf ini ditandai dengan penandatanganan prasasti berbentuk Alquran terbuka oleh Gubernur Sulsel. Serta dirangsang pula dengan penyerahan sertifikat masjid dari Pengurus Yayasan Masjid Agung Syekh Yusuf kepada Pemerintah Kabupaten Gowa. Dengan begitu, Masjid Agung Syekh Yusuf sekarang menjadi aset Pemkab Gowa. (Sule)










