INIPASTI.COM, MAKASSAR – Target yang dipatok Wasyiat dengan debut bersama Tim Nasional (Timnas) Indonesia bukanlah hal yang sulit terwujud. Lantaran performannya setiap hari, semakin matang. Terbukti saat turnamen Super Cup Asia (SCA) lalu, pemain dengan tinggi 173 cm ini berhasil membendung serangan sayap dari dua tim lawan PSM, Home United dan MND FC.
Namun pengamat sepakbola, Abdi Tunggal menilai performa Wasyiat Hasbullah masih butuh jam terbang lebih banyak jika ingin dilirik Timnas Indonesia. Lantaran hampir 80 tim yang berlaga di kompetisi yang dibuat oleh PSSI, sementara hanya satu posisi yang diperebutkan.
“Jika dilihat dari beberapa pertandingan terakhir, penampilannya semakin menanjak, Tapi kalau Timnas, masih perlu jam terbang yang banyak, karena pressure di Timnas itu agak beda. Butuh satu atau dua tahun lagi,” ungkap Abdi yang juga mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Sabtu (3/2/2018).
“Pemain bertahan di posisi sayap, bukan hanya sekadar menghalau serangan. Tapi bagaimana pemain tersebut membangun serangan, serta terlibat dalam penyerangan. Pun mensupport gelandang, dribbling dari belakang hingga ke tengah dan memberikan umpan, seperti Zulkifli Syukur, Hamka Hamzah,” tambahnya.
Untuk itu, kata Abdi, mengungkapkan bahwa Wasyiat belum termasuk tipikal pemain tersebut. Sehingga masih harus bekerja keras lagi. “Timing juga harus diperhatikan, bagaimana Wasyiat harus sigap dalam hal transisi ketika sudah mulai membangun serangan,” tukasnya.
(Ahadri)










