Penulis: Andy Muhammad Idris
INIPASTI.COM, SOPPENG – Peringatan Hari Santri Nasional juga dilakukan Muslimat NU Soppeng. Dengan tema “Kita Tingkatkan Peran Muslimat dan Santri dalam Menjaga NKRI”, kegiatan ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus PC Muslimat NU.
Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Sulawesi Selatan, Majdah Agus Arifin Nu’mang mengucapkan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh Pimpinan Pesantren dan Santri di Soppeng. “Kami berharap pesantren dan santri mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan,” harap Majdah di hadapan ratusan santri.
Majdah juga melantik Pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Soppeng periode 2016-2021. Pelantikan Senin (24/10) di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng.
Selain pelantikan, Pengurus Muslimat NU Kabupaten Soppeng serta seluruh kader Muslimat NU Soppeng mendeklarasikan Laskar Anti Narkoba Kabupaten Soppeng. Dilakukan pula penandatanganan komitmen Laskar Anti Narkoba oleh Bupati Soppeng, Ketua NU Soppeng, Ketua Muslimat NU Sulsel, Ketua DPRD Soppeng, Ketua Lembaga/Badan Otonom NU, dan seluruh perwakilan ormas di Soppeng.
Bupati Soppeng A Kaswadi Razak dalam sambutannya mengapresiasi atas dilantiknya PC Muslimat NU Soppeng. “Selain itu kami menaruh harapan kepada Muslimat NU sebagai salah satu ormas perempuan berperan aktif membantu pemerintah memberantas Narkoba. Jangan hanya pakaian yang cantik-cantik, tetapi kerja-kerja sosial harus tetap terlaksana,” jelasnya.
Masih dalam kaitan peringatan Hari Santri Nasional, Pemkab Soppeng bersama Nahdlatul Ulama dan Muslimat NU serta ormas keagamaan lainnya berkomitmen untuk bersama-sama membangun pesantren melalui kebijakan yang mendukung eksistensi pesantren.
Majdah dalam sambutannya mengutarakan tentang kebijakan PP Muslimat NU untuk membentuk Laskar Anti Narkoba di setiap Kabupaten/Kota. Hal ini menjadi amanah dari Presiden Joko Widodo, bahwasanya Indonesia darurat Narkoba. Olehnya itu Muslimat NU menyuarakan dan mendukung langkah pemerintah untuk memberantas penyalahgunaan narkoba.
“Muslimat NU tentunya ingin mereduksi korban penyalahgunaan narkoba, di mana saat ini data BNN, 40-50 orang meninggal setiap hari akibat dari Narkoba,” papar Majdah.
Majdah menambahkan, saat ini narkoba telah memiliki jaringan Internasional di Indonesia yang bertujuan menghancurkan moral dan generasi muda masyarakat Indonesia. Sehingga, lanjutnya, seluruh komponen masyarakat harus melawan bahaya laten narkoba.
Sebagaimana SK PP Muslimat NU Nomor: 629/SK/A/PPMNU/V/2016, A Barliang Dulung sebagai Ketua, Ernawati A Darwis sebagai Sekretaris, Misrukiah Alibe sebagai Bendahara dan dibantu beberapa Wakil Ketua, Wakil Sekretaris, Wakil Bendahara serta beberapa Departemen/Lembaga.(*)
Baca juga : Kolaborasi Muslimat NU Sulsel dan YKP2N Cegah Bahaya Narkoba
//










