Perseroda Sulsel Jajaki Peluang Operator KA Makassar-Parepare

Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Proyek Kereta Api Makassar -Parepare, yang ditargetkan selesai untuk  jalur Tonasa – Garongkong, pada 2022 nanti, mulai dilirik  PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) untuk dapat terlibat ketika Proyek Strategis Nasional akan beroperasi.

Inline Ad

Setelah bekerjasama dengaan
PT Falcon Soenich Energi untuk kontrak jual beli listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Solar Home System untuk Kabupaten Kepulauan Selayar, dengan nilai investasinya sekitar Rp 500 miliar.

Kemudian  PT SCI dengan PT Mandiri Kita Sukses tentang penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya solar industri non subsidi (High Speed Diesel) di Wilayah Sulsel. Nilai investasinya sekitar Rp 600 miliar. Perseroda akan

Perseroda melirik pengembangan Agribisnis untuk komiditi Jagung, dan juga menjadi operator untuk Jalur Kereta Api Makassar-Parepare. Hal ini diungkapkan Direktur Utaram Yasir Mahmud usai melakukan MoU dengan dua perusahaan tersebut.

“Kami sementara menjajaki kerjasama nanti. Peran kami nantinya sebagai operator, rencananya kedepan,” kata Yasir.

Yasir menyebut, peluang untuk menjadi operator ini sendiri cukup terbuka, karena melalui proses tender yang akan dilakukan pemerintah nantinnya.

“Semoga kami bisa mendapatkannya. Nantinya ini jalur, Makassar-Parepare yang kami lirik,” jelasnya

Seperti diketahui, saat ini Proyek Kereta Api Makassar-Parepare, ditargetkan rampung pada tahun 2022 mendatang, untuk jalur Tonasa – Garongkong menunjukkan progres positif, dimana data awal Agustus lalu  untuk akses jalur Tonasa dengan panjang jalur, 9,7km telah mencapai 12,9 persen.

Sedangkan untuk akses garongkong dengan panjang 4,7 Km, sejauh ini pengerjaan konstruksinya 32,36 persen

Sedangkan untuk progres Mandai-Makassar masuk dalam tahapan perencanaan, termasuk masalah lahannya

(Iin Nurfahraeni)

Bottom ad

Leave a Reply